Senin, 6 Februari 2023

Breaking News

  • Besok Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor di Riau Dimulai   ●   
  • Dokter On Call, Masyarakat Pekanbaru Bisa Dapat Layanan Kesehatan Gratis 24 Jam   ●   
  • Wagubri Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Ini Pesan Kemendagri   ●   
  • 707 Unit RLH Dibangun di Riau Tahun Ini, Kampar Paling Banyak   ●   
  • Angka Stunting di Riau 2022 Turun, Kadiskes Sebut Berkat Kerja Keras Kawan-Kawan di Puskesmas   ●   
Kuota Jemaah Haji Kembali Normal, Kemenag Riau Masih Koordinasi Soal Syarat Vaksin Lengkap
Kamis 12 Januari 2023, 13:06 WIB
Ilustrasi kuota jamaah haji Provinsi Riau kembali normal

PEKANBARU - Setelah dua tahun mengalami pembatasan, tahun 2023 ini Indonesia kembali mendapat kuota normal calon jemaah haji.

Diamana berdasarkan Mou Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan arab Saudi menetapkan bahwa, kuota haji indonesia tahun 1444 Hijriah/2023 masehi sebesar 221.000 ribu jemaah.

Kuota itu terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Ada pun untuk petugas, kuotanya tahun ini sebanyak 4.200 orang.

"Sesuai dengan Mou yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan kerajaan arab Saudi kita ketahui kuota haji Indonesia kembali normal. Seperti sebelum corona dua tahun yang lalu, yakni sebanyak 221.000 jemaah," ungkap Kabid Haji Kemenag Provinsi Riau, Syahrudin,  Kamis (12/1/2023).

Untuk kuota haji Riau menurut Syahrudin kembali ke normal yakni mencapai 5.030 hingga 5.060 orang.

"Untuk provinsi riau kembali ke kuota normal juga yakni berkisar 5.030 hingga 5.060 orang jemaah," ujarnya lagi.

Di dalam MoU yang dibuat antara kementerian Agama RI dengan kerajaan Arab Saudi juga tertuang, pelaksanaan ibadah haji 2023 ini tidak ada lagi pembatasan usia. Seperti saat pandemi Covid-19 melanda. Karena ada faktor kesehatan dan keselamatan jemaah haji yang menjadi pertimbangan.

"Di MoU juga kira lihat tidak ada lagi pembatasan usia, artinya tahun ini calon jemaah haji umur 60 tahun ke atas tetap bisa berangkat ke tanah suci Mekkah,"Ujar Syahrudin.

Untuk persyaratan yang harus dipenuhi para calon haji tahun 2023 ini, pihak Kemenag Provinsi Riau terus berkoordinasi dengan Kemenag RI. Apakah masih tetap menggunakan vaksin 1 hingga 3 atau tahun ini sudah ditiadakan.

"Untuk persyaratan kami masih terus berkoordinasi dengan pusat, apakah masih diperlukan vaksin 1 sampai 3 atau seperti apa. Tapi sejauh ini informasi yang kami dapat masih menggunakan syarat lama artinya penggunaan vaksin masih dibutuhkan," pungkas Syahrudin.

Untuk diketahui, Kemenag Indonesia masih mengupayakan agar bisa mendapat tambahan kuota. Misalnya, dengan memanfaatkan kuota negara lain yang tidak terserap dengan maksimal.(hrc)




Editor :
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 27 Agustus 2022
PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top