Sabtu, 26 November 2022

Breaking News

  • Silahturahmi Bersama IAKMI, Gubri Bahas Pelayanan Rumah Sakit   ●   
  • Ditresnarkoba Adakan Healing dan Konseling untuk Pasien Ketergantungan Obat   ●   
  • Pemprov Riau Menang Gugatan Proyek Jalan Bagansiapiapi-Teluk Piyai-Kubu   ●   
  • Pagi ini 2 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, 1 di Bengkalis   ●   
  • Undang Lembaga Sertifikasi Polri, Polda Riau Gelar Assessmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu   ●   
Penyaluran Pertalite di Riau Sudah Mencapai 85 Persen, Stok Diprediksi Bertahan Hingga Oktober
Senin 26 September 2022, 14:47 WIB

PEKANBARU - Hingga saat ini penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Provinsi Riau sudah mencapai angka 85 persen. Diprediksi kuota Pertalite yang ada saat ini hanya mampu bertahan hingga pertengahan Oktober mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Energi dan Energi Baru Terbarukan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Baharufahmi saat menjadi pembicara di acara "Diskusi Penyesuaian Harga BBM, Apa Perlu" yang ditaja oleh Forum Pemerhati Sosial Kemasyarakatan, Senin (26/9/2022).

"Kuota Pertalite untuk Provinsi Riau adalah 806.064 Kiloliter dan hingga akhir Agustus penyalurannya untuk Riau sudah mencapai 684.207 Kiloliter atau sudah mencapai 85 persen," ujar Baharufahmi, Senin (26/9/2022).

Sementara itu untuk Biosolar, hingga akhir Agustus penyaluran sudah di angka 604.520 Kiloliter atau 76 persen dari kuota Riau.

"Untuk kuota Riau itu 795.000 kiloliter. Kini sudah tersalurkan 604.520 kiloliter," sebutnya.

Dikatakan Baharufahmi lagi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah mengirimkan surat permohonan penambahan Kuota kepada BPH migas sebanyak tiga kali yakni pada bulan November 2021, Maret 2022 dan Agustus 2022.

"Jadi Pak Gub (gubernur Riau) sudah tiga kali mengirim permohonan dan memang hingga saat ini belum ada informasi terkait persetujuan penambahan kuota. Harapannya tentu di triwulan keempat ini ada kabar baguslah dari BPH Migas," sebutnya.

Disinggung terkait bagaimana jika kuota Pertalite dan Biosolar habis sebelum ada penambahan dari BPH Migas, Baharufahmi mengatakan jika berdasarkan rapat terakhir bersama Kapolda Riau dan Kejati, Pertamina mengatakan jika pihaknya tetap akan menyalurkan BBM sesuai dengan kebutuhan atau permintaan dari daerah.

"Kalau kata mereka gitu, mereka akan tetap mendistribusikan sesuai dengan permintaan daerah. Seperti apa dan entah bagaimana nantinya. Pokoknya jawaban mereka seperti itu. Mereka akan tetap menyalurkan sesuai permintaan daerah," ungkapnya.

"Mudah-mudahan kita segera mendapat kabar baik di akhir tahun atau triwulan empat sehingga kuota di Riau dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang ada," imbuhnya.(clc)




Editor :
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 27 Agustus 2022
PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top