Sabtu, 26 November 2022

Breaking News

  • Silahturahmi Bersama IAKMI, Gubri Bahas Pelayanan Rumah Sakit   ●   
  • Ditresnarkoba Adakan Healing dan Konseling untuk Pasien Ketergantungan Obat   ●   
  • Pemprov Riau Menang Gugatan Proyek Jalan Bagansiapiapi-Teluk Piyai-Kubu   ●   
  • Pagi ini 2 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, 1 di Bengkalis   ●   
  • Undang Lembaga Sertifikasi Polri, Polda Riau Gelar Assessmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu   ●   
Beroperasi Sejak 2,5 Bulan
Penyulingan LPG Bersubsidi Digrebek di Pekanbaru, Raup Untung Rp500 Juta
Senin 26 September 2022, 13:43 WIB
Pelaku saat diamankan Tim Subdit I Ditreskrimsus Polda Riau

PEKANBARU - Tim Subdit I Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menggerebek sebuah ruko di Kota Pekanbaru. Ternyata dalam ruko itu menjadi lokasi penyulingan gas LPG bersubsidi ilegal.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengungkapkan, satu orang pemilik penyulingan serta empat orang pekerja diringkus dalam penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (7/9/2022) itu.

"Modusnya para tersangka membeli gas LPG bersubsidi 3 kilogram dengan harga normal di agen-agen di Kota Pekanbaru. Kemudian membawanya ke lokasi dan dipindahkan melalui penyulingan ke tabung yang lebih besar, yakni 5,5 kg dan 12 kg yang tidak bersubsidi. Jadi dia beli dengan harga subsidi, dan dijual kembali dengan harga di atas HET ke agen-agen tidak resmi," ungkap Sunarto dalam jumpa pers di Mapolda Riau, Senin (26/9/2022).

Sunarto mengungkapkan para pelaku mengaku sudah melakukan aksi tindak pidana itu sejak 2,5 bulan terakhir dan berhasil meraup keuntungan hingga Rp500 juta.

"Untuk yang 5,5 kg mereka jual dengan harga Rp120.000 dan yang 12 kg dijual Rp230.000. Mereka mengaku barang ini sulit didapat, sehingga bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Dari kegiatan yang mereka akui sudah dilakukan selama 2,5 bulan, mereka mendapatkan keuntungan sekitar 500 juta," bebernya.

Adapun kelima orang yang diamankan yakni TAN alias Oyet (56) yang merupakan pemilik penyulingan gas tersebut, serta empat pekerja yang berinisial SAL atau Idan (50) dan SAP yang merupakan warga Kota Pekanbaru, serta NAT alias NFT (25) dan HDL yang merupakan warga Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan itu, jelas Sunarto, tim berhasil mengalahkan 58 tabung berukuran 12 kg, dimana 44 di antaranya telah berisi gas. Kemudian 90 tabung ukuran 5,5 kg, yang mana 36 tabung berisi gas dan 54 dalam kondisi kosong. Kemudian 102 tabung berukuran 3 kg, yang mana 80 tabung berisi gas dan 22 tabung dalam kondisi kosong.

"Selanjutnya ada 410 segel warna kuning tanpa merk, 810 segel plastik warna hitam bertuliskan PT Gifa Andalan Sejahtera, 810 helai plastik bertuliskan Cahaya Kerinci Abadi, 13 batang selang konektor, 2 unit mesin pendorong gas, 2 kompresor, 1 hair dryer, 16 blok nota kosong, 168 raber sel. Semuanya saat ini sedang proses penyidikan Subdit I," bebernya.  

Sunarto mengatakan, saat ini para pelaku beserta barang bukti telah diaman di Mapolda Riau guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Para pelaku disangkakan dengan pasal berlapis tentang migas dan perlindungan konsumen degan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp60 miliar.(hrc)




Editor :
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 27 Agustus 2022
PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top