Sabtu, 26 November 2022

Breaking News

  • Silahturahmi Bersama IAKMI, Gubri Bahas Pelayanan Rumah Sakit   ●   
  • Ditresnarkoba Adakan Healing dan Konseling untuk Pasien Ketergantungan Obat   ●   
  • Pemprov Riau Menang Gugatan Proyek Jalan Bagansiapiapi-Teluk Piyai-Kubu   ●   
  • Pagi ini 2 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, 1 di Bengkalis   ●   
  • Undang Lembaga Sertifikasi Polri, Polda Riau Gelar Assessmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu   ●   
Prancis yang Ambyar Menuju Piala Dunia 2022
Senin 26 September 2022, 06:51 WIB
Prancis memetik hasil-hasil buruk menuju Piala Dunia 2022.

Jakarta - Prancis menuju Piala Dunia 2022 dengan laju buruk, alih-alih membangun momentum positif. Les Bleus cukup beruntung tak terdegradasi dari UEFA Nations League A.

Prancis menelan kekalahan pada partai teranyarnya kontra Denmark di lanjutan UEFA Nations League A. Gol Kasper Dolberg dan Andreas Skov Olsen memastikan Kylian Mbappe dkk takluk 0-2.

Skuad besutan Didier Deschamps itu cukup beruntung tak harus turun ke Liga B UEFA Nations League karena Austria kalah dari Kroasia di laga lainnya. Dengan demikian Prancis menutup babak grup di posisi tiga, satu poin saja di depan Austria.

Tapi bagaimanapun juga, laju Prancis harus diakui buruk di UEFA Nations League. Mereka cuma menang sekali, dua kali imbang, dan tiga kali kalah di turnamen yang semestinya menjadi persiapan terbaik menuju Piala Dunia 2022 pada November mendatang.

Satu-satunya kemenangan dipetik atas Austria, sementara mereka kalah dua kali dari Denmark dan sekali dari Kroasia. Prancis yang bergelimang nama besar mencetak lima gol dan kebobolan tujuh kali.

Padahal sebelumnya mereka begitu perkasa dengan menyapu tujuh kemenangan beruntun dan tak terkalahkan di sembilan laga. Sedari November 2020 hingga Maret 2022, Prancis malah hanya menelan satu kekalahan dari 20 pertandingan dan memenangi 14 laga.

Opta mencatat tiga kekalahan di laga kompetitif pada 2022 sejauh ini menjadi catatan terburuk dalam satu tahun kalender, sejajar dengan 1966, 1981, 2008, dan 2010. Niscaya bukan rangkaian yang ideal untuk menatap Piala Dunia yang tinggal dua bulan lagi.(dtc)




Editor :
Kategori : Sport
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 27 Agustus 2022
PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top