Sabtu, 26 November 2022

Breaking News

  • Silahturahmi Bersama IAKMI, Gubri Bahas Pelayanan Rumah Sakit   ●   
  • Ditresnarkoba Adakan Healing dan Konseling untuk Pasien Ketergantungan Obat   ●   
  • Pemprov Riau Menang Gugatan Proyek Jalan Bagansiapiapi-Teluk Piyai-Kubu   ●   
  • Pagi ini 2 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, 1 di Bengkalis   ●   
  • Undang Lembaga Sertifikasi Polri, Polda Riau Gelar Assessmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu   ●   
Gubernur BEM FISIP Unri Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Mahasiswa Meradang
Jumat 23 September 2022, 16:10 WIB

PEKANBARU - Gubernur atau ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) diduga melakukan kekerasan seksual. Hal itu diketahui dari Pernyataan Sikap yang diunggah oleh akun Instagram @bemfisipunri.

"Sehubungan dengan laporan mengenai dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh GA, selaku Gubernur Mahasiswa BEM FISIP UNRI Periode 2022/2023 terpilih. Laporan tersebut telah masuk oleh korban yang melapor kepada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Riau," bunyi unggahan tersebut, diakses pada Jumat (23/9/2022).

BEM FISIP Unri, lanjut tulisan itu, menyatakan sikap berdiri bersama korban dan mendesak agar proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas PPKS Unri berjalan dengan independen dan memberikan keadilan bagi korban.

Seluruh pengurus BEM FISIP Unri juga meminta maaf atas kejadian dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh ketuanya itu.

Wakil Gubernur BEM FISIP Unri, Rifky Mulya Nauli Siregar mengaku bahwa dugaan pelecehan seksual itu diketahuinya langsung dari korban.

"Dia (korban) mengadu ke saya, dia menghubungi langsung lewat WhatsApp," ungkap Rifky.

Ia menyayangkan terduga pelaku yang notabene pimpinan seluruh mahasiswa di FISIP Unri justru melakukan perbuatan tercela itu. "Orang yang seharusnya menjadi garda terdepan memperjuangkan kasus kekerasan seksual malah diduga ikut terlibat," ujarnya.

Rifky mengaku bahwa bukti-bukti telah dikumpulkan dan kasus ini akan diselidiki lebih lanjut oleh Satgas PPKS Unri.

Atas dugaan kekerasan seksual itu, sejumlah mahasiswa meradang dan menyegel Sekretariat BEM FISIP Unri. Mereka membuat tulisan 'Sekretariat Ini Sedang Tidak Beroperasi' dan 'Saya Predator Seks' di foto terduga pelaku.

Tak hanya itu, organisasi-organisasi mahasiswa lainnya di FISIP Unri seperti Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (Komahi) dan Ikatan Mahasiswa Sosiologi (IMS) juga kompak membuat pernyataan sikap yang mengutuk perbuatan terduga pelaku.(hrc)




Editor :
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 27 Agustus 2022
PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top