Rabu, 23 September 2020

Breaking News

  • Kapolda Riau Turun Tangan Periksa Penanganan Pasien Covid-19   ●   
  • Kapolda Riau Kerahkan Satgas Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi   ●   
  • Diisukan Positif Covid-19, Calon Bupati 50 Kota Muhammad Rahmad Ternyata Negatif   ●   
  • Diresmikan Gubri, Jembatan Takuana Perkuat Pelestarian Tahura Minas   ●   
  • Webinar Mahasiswa KKN UMRI, Syafri Kupas Budidaya Tanaman Hias   ●   
Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona
Senin 03 Agustus 2020, 05:54 WIB
ilustrasi
JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewanti-wanti soal durasi pandemi Corona yang bakal panjang. Selain itu, Komite Darurat mengingatkan soal risiko dari durasi panjang ini.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan bahwa wabah ini kejadian langka yang dampaknya bisa terasa selama puluhan tahun ke depan.

"Pandemi ini adalah krisis kesehatan sekali dalam seratus tahun. Efeknya akan terasa selama beberapa dekade," kata Tedros saat membuka pertemuan komite darurat pada Jumat (31/7/2020), seperti dilansir dari detik.

Hingga saat ini sudah ada sekitar 17 juta kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di seluruh dunia dengan 670 ribu di antaranya meninggal dunia. Amerika Serikat (AS), Brasil, dan India jadi tiga negara penyumbang kasus terbanyak.

Benua Asia disebut mulai menghadapi gelombang kedua dan beberapa negara dilaporkan mengalami resesi ekonomi akibat dampak dari upaya pembatasan.

Sementara itu, lebih dari 150 perusahaan farmasi tengah berlomba-lomba mengembangkan vaksin Corona. WHO memprediksi vaksin paling cepat tersedia pada awal 2021.

Tedros menyebut studi yang berkembang mulai mengungkap sifat-sifat dari virus SARS-COV-2 penyebab COVID-19. Namun ia mengingatkan masih banyak hal yang belum diketahui dan secara umum populasi dunia masih rentan terhadap infeksi.

"Hasil awal berbagai studi serologi menemukan hal serupa: kebanyakan populasi dunia masih bisa terinfeksi virus ini, bahkan pada area yang sudah beberapa kali mengalami wabah parah," kata Tedros.

Seperti dilansir dari AFP, Minggu (2/8/2020) komite itu "menyoroti durasi panjang pandemi COVID-19 yang diantisipasi ini". WHO dalam pernyataannya memperingatkan risiko "kelelahan dalam menangani Corona" karena tekanan sosial-ekonomi di negara-negara.

Panel rapat yang digelar pada Jumat (31/8) itu digelar untuk keempat kalinya untuk membahas Corona, setengah tahun sejak deklarasi darurat kesehatan masyarakat internasional (PHEIC) tanggal 30 Januari - tingkat alarm tertinggi WHO.

"WHO terus menilai tingkat risiko global COVID-19 menjadi sangat tinggi," ujar WHO dalam pertemuan tersebut.

Virus Corona telah menewaskan sedikitnya 680.000 orang dan menginfeksi sedikitnya 17,6 juta orang sejak wabah itu muncul di China Desember 2019.

Tidak mengherankan, panel, yang terdiri dari 17 anggota dan 12 penasihat, dengan suara bulat setuju bahwa pandemi masih merupakan PHEIC.*

Beberapa negara di dunia telah memberlakukan lockdown ketat dalam upaya untuk mengendalikan penyebaran virus, yang juga menjerumuskan ekonomi ke dalam kontraksi tajam.

Komite mendesak WHO untuk memberikan panduan pragmatis tentang manajemen COVID-19 "untuk mengurangi risiko kelelahan dalam merespons Corona dalam konteks tekanan sosial-ekonomi".

Panel mendesak WHO untuk mendukung negara-negara dalam mempersiapkan peluncuran terapi pengobatan dan vaksin yang telah terbukti.*



Editor : Redaksi
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 13 Agustus 2020
Chevron dan Unilak Berdayakan Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah

Selasa 11 Agustus 2020
FPK Laporkan Kegiatan Kepada Wakil Gubernur Riau

Senin 10 Agustus 2020
Pelarian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis Muhammad berakhir sudah

Senin 10 Agustus 2020
Harga Emas Masih Terus Cetak Rekor, Pertimbangkan Ini Sebelum Beli

Sabtu 08 Agustus 2020
Gubri Apresiasi Program BPN untuk Riau, 16.372 Sertifikat Diserahkan

Senin 03 Agustus 2020
Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri

Senin 03 Agustus 2020
Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona

Selasa 28 Juli 2020
Panglima TNI Anugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama Darat, Udara dan Laut

Senin 27 Juli 2020
Peduli Pegiat Budaya, AHM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi

Selasa 21 Juli 2020
Kadis Perindagkop UKM Riau Dukung Webinar UMKM IKA-FPUA Riau Kepri

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top