Kamis, 13 Agustus 2020

Breaking News

  • Bawaslu Riau Temukan 51.520 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat Masuk Dalam Daftar Pemilih.   ●   
  • Chevron dan Unilak Berdayakan Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah   ●   
  • CPI dan Unilak Berdayakan Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah   ●   
  • Bambang Ajak Mahasiswa UMRI Ikuti Protokol Covid 19   ●   
  • Bambang Ajak Mahasiswa UMRI Ikuti Protokol Covid 19   ●   
Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Polda Riau Gelar Rapat Koordinator Kesiapan Karhutla 2020
Kamis 25 Juni 2020, 07:13 WIB

PEKANBARU - Pada kesempatan rapat terbatas terkait antisipasi kebakaran hutan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (23/6), Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada setiap daerah rawan karhutla untuk memanfaatkan teknologi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang biasa terjadi tiap musim kemarau.

Presiden mencontohkan Polda Riau yang menciptakan sistem dashboard lancang kuning untuk memonitor dan mengawasi area yang rawan titik panas.

"Saya lihat di Polda Riau sangat bagus, memberikan sebuah contoh," ucap Presiden Jokowi yang juga sudah melihat langsung sistem dashboard lancang kuning di Polda Riau.

Presiden juga memerintahkan kepada seluruh wilayah untuk menjalin sinergitas hingga ketingkat bawah dalam rangka mempermudah penanganan Karhutla.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi kesiapan penanganan karhutla di Provinsi Riau tahun 2020 bertempat di Hotel Pangeran Pekanbaru,Rabu (24/6).

Pada kesempatan tersebut Kapolda Riau menjelaskan adanya perintah dari Presiden untuk menangani karhutla dengan menggunakan tehnologi, dengan sinergitas dan kerjasama semua pihak serta penaganan secara dini bahkan sejak apinya masih kecil.

“Penanganan tahun Ini dapat kita tangani dengan baik berkat kerja sama kita semua, ada 5611 titik api yang telah di padamkan sampai dengan 23 juni ini, bahkan di Pulau Rupat  memadamkan api itu bisa sampai dengan 30 hari karena disana lahannya lahan gambut, Kerja sama yang kita lakukan sudah membuahkan hasil bagi kita semua karena kita sudah bisa mengendalikan karhutla ini dengan baik, sebanyak 13.110 personel gabungan yang sudah bekerja dilapangan, kita kerahkan 5530 unit pompa, 12.424 set selang dan dukungan 795 unit R2 serta 439 unit kendaraan R4”,ungkap Jenderal yang akrab disapa Agung ini.

Kapolda juga menjelaskan penanganan 51 kasus karhutla dengan tersangka sebanyak 58 orang, 40 kasus diantaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Penanganan tahun ini juga sebagai evaluasi kita bersama guna mencegah apa yang kemungkinan terjadi pada masa yang akan datang,  Dasboard lancang kuning sangat sangat berguna bagi kita semua untuk selalu mengetahui dimana saja titik api yang ada di Provinsu Riau”, tambahnya seraya meminta masukan semua pihak dan arahan dari Gubernur Riau agar kedepan lebih baik lagi.

Sementara Gubernur Riau Drs H Samsuar dalam sambutannya menekankan agar terus dilakukan pemantauan karhutla, meskipun berada pada situasi covid-19.

Samsuar menilai, karena dengan terjalinnya kerjasama yang baik, Riau bisa menangani karhutla lebih baik dari tahun ketahun.

“Pemerintah Provinsi telah menyediakan peralatan untuk pemadam karhutla dan juga peralatan untuk petani yang akan didistribusikan kepada 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau dimana Setiap UPT akan diberikan2 alat dan juga menyediakan dana guna mencegah kebakaran hutan dan lahan”, terang Samsuar.

Ketua BPBD Provinsi Riau Drs edward Sanger mengaku menyediakan 2 unit helikopter patroli memantau perkembangan karhutla.
Edward mengakui bahwa dengan adanya kerjasama yang baik dan dukungan tehnologi dashboard lancang kuning dirinya sangat terbantu.

“64 % penurunan kebakaran hutan karena aplikasi Dasbboard Lancang Kuning, Terimakasih kepada bapak Kapolda Riau yang sudah membuat dan menciptakan aplikasi Dashboard Lancang Kuning ini, kami sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi Dashboard Lancang Kuning ini”, akunya.

Dalam rapat yang juga dihadiri Gubernur Riau Drs H Samsuar, Danrem 031/WB Brigjen TNI Muh Syech Ismed SE M Han, Danlanud Marsma Ronny Irianto Moningka, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Drs Tabana Bangun MSI, Kepala BMKG Provinsi Riau, Ketua BPPD Provinsi Riau, Kepala Manggala Agni Provinsi Riau, Kadis KLHK Provinsi Riau, Pimpinan PT Arara Abadi, Pimpinan PT RAPP serta Rektor Universitas di Provinsi Riau ini, Kapolda dan Gubernur memberikan penghargaan kepada Personil TNI Peltu Ramadhan yang merupakan Babinsa Ramil 06 Kodim Kampar dan kepada relawan Rezky Gazali karena keaktifannya dalam memantau perkembangan Karhutla melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning. (rilis)



Editor :
Kategori : Pro Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 13 Agustus 2020
Chevron dan Unilak Berdayakan Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah

Selasa 11 Agustus 2020
FPK Laporkan Kegiatan Kepada Wakil Gubernur Riau

Senin 10 Agustus 2020
Pelarian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis Muhammad berakhir sudah

Senin 10 Agustus 2020
Harga Emas Masih Terus Cetak Rekor, Pertimbangkan Ini Sebelum Beli

Sabtu 08 Agustus 2020
Gubri Apresiasi Program BPN untuk Riau, 16.372 Sertifikat Diserahkan

Senin 03 Agustus 2020
Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri

Senin 03 Agustus 2020
Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona

Selasa 28 Juli 2020
Panglima TNI Anugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama Darat, Udara dan Laut

Senin 27 Juli 2020
Peduli Pegiat Budaya, AHM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi

Selasa 21 Juli 2020
Kadis Perindagkop UKM Riau Dukung Webinar UMKM IKA-FPUA Riau Kepri

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top