Jumat, 27 November 2020

Breaking News

  • FPK Riau Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait UU Cipataker   ●   
  • FPK Riau Sampaikan 7 Pernyataan Sikap Terkai UU Cipataker   ●   
  • Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan   ●   
  • FKPMR Apresiasi Kapolda Riau Cepat Tanggap Terhadap Pernyataan Sikap Forum Terkait Demo   ●   
  • Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan   ●   
LAM Riau Apresiasi Pemerintah Ubah Fokus Anggaran ke Penanganan Covid-19
Rabu 22 April 2020, 20:41 WIB
Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Riau Tahun 2021 yang dilaksanakan melalui video teleconference, di Balai Adat Melayu Riau, Rabu
PEKANBARU-Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) memberi apresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Pusat yang mengubah atau melakukan reorientasi anggaran dari sebelumnya anggaran untuk pembangunan fisik menjadi anggaran untuk penyelamatan masyarakat yang terkena dampak wabah Virus Corona (Covid-19).

“LAMR memberikan apresiasi kepada Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat karena adanya penekanan anggaran untuk penanganan Covid-19 sekaligus dampak yang ditimbulkan wabah pandemi ini,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, dalam siaran persnya kepada media massa di Pekanbaru, Rabu (22/4/2020).

Datuk Seri Syahril menyampaikan hal tersebut menanggapi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau Tahun 2021 yang dilaksanakan melalui video teleconference, Rabu (22/4/2020).

Menurut Datuk Seri Syahril, anggaran untuk penyelamatan masyarakat tersebut diperlukan untuk  pemulihan (recovery) kondisi masyarakat yang terkena dampak Covid-19 mulai dari  program jaring pengaman, memperbesar bantuan sosial (bansos), dan upaya lainnya untuk memperbaiki kesehatan masyarakat, ekonomi, pendidikan dan lain-lain.

“Mudah-mudahan program ini dapat berjalan dengan lancar karena masyarakat sudah menanti atau mengharapkan uluran tangan pemerintah terhadap bansos sebagaimana yang telah digariskan tadi,” kata Datuk Seri Syahril.
Datuk Seri Syahril mengatakan LAMR menyambut baik serta bersyukur karena Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengutamakan keselamatan masyarakat yang terdampak wabah pandemic Covid-19 dengan mengubah fokus anggaran (refocus).

“Hal ini berarti pembangunan tidak lagi berorientasi pada proyek-proyek fisik melainkan diubah mengarah pada penyelamatan masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” kata Datuk Seri Syahril.
Menurut Datuk Seri, revisi anggaran tersebut juga dilakukan terhadap anggaran yang sedang berjalan sampai pada anggaran tahun depan [tahun 2021].

LAMR berharap penanganan Covid-19 bisa berjalan efektif sehingga wabah pandemi ini akan reda sehingga pemulihan ekonomi daerah dan nasional dapat berlangsung dengan baik.

Datuk Seri Syahril mengikuti Musrenbang RKPD Provinsi Riau Tahun 2021 tersebut melalui video teleconference di Balai Adat Melayu Riau, bersama Gubernur Riau Drs H Syamsuar dan pejabat lainnya yang berada di Kantor Gubernur Riau, Rabu (24/4/2020). Turut mendampingi Datuk Seri Syahril, Sekretaris Umum DPH LAMR Datuk M. Nasir Penyalai, dan sejumlah pengurus LAMR.

Di ujung sambungan video teleconference Gubernur Riau Drs H Syamsuar terlihat didampingi Ketua DPRD Provinsi Riau H Indra Gunawan Eet, Wakil Gubernur Riau H Edi Natar Nasution, Bupati/Walikota se-Provinsi Riau, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Provinsi Riau, Sekjend Kemendagri Dr Ir M Qodhari, Kepala Bappenas diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan Yani Sadiwati, Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya, Kepala Bappeda, kabupaten/kota, tokoh masyarakat, pemuda dan lainnya.
Musrenbang Provinsi Riau ini berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antarpelaku pembangunan tentang rancangan RKP dan rancangan RKPD, yang menitikberatkan pada pembahasan untuk sinkronisasi rencana kerja antarkementerian/lembaga/satuan kerja perangkat daerah dan antara pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menggesa pembangunan Daerah. (rls/sp)









Editor :
Kategori : Metro
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Selasa 06 Oktober 2020
Pemain Sinetron Cinta Tapi Benci Gelar Meet And Greet Dengan Fans di Surabaya

Sabtu 03 Oktober 2020
Pop Academi Indosiar Siapkan Talent Industri Musik Tanah Air

Sabtu 03 Oktober 2020
Musisi dan Pesinetron Ini Jadi Distributor Kecantikan, Kesehatan

Sabtu 03 Oktober 2020
Ketua Baznas Ajak Masyarakat Lestarikan Batik Perajin

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top