Senin, 8 Maret 2021

Breaking News

  • Indroyanto Seno Adji: Kerumunan di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana   ●   
  • Ditkrimsus Polda Riau dan BI Lakukan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah   ●   
  • Polda Riau Gandeng PT RAPP Latih Personil Atasi Karhutla   ●   
  • Milad ke-4, DCC Buka Cabang kedua di Harapan Raya   ●   
  • Persiapan Kopdar DCC-CCD, Panitia Audensi dengan Kadisperindagkop UKM Riau   ●   
Pameran Teknologi I3E Hadirkan 404 Startup
Sabtu 05 Oktober 2019, 03:36 WIB

Jakarta-Ajang Pameran Inovator Inovasi Indonesia Expo ( I3E)  bertemakan Startup Teknologi dan Inovasi Industri Anak Negeri yang diselenggarakan sejak tahun 2015 oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi diselenggarakan pada 3 Oktober-6 Oktober di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta. Pameran ini, untuk memperkenalkan hasil karya anak negeri yang terdiri dari 404 startup teknologi inovasi dan hasil karya anak negeri ini diharapkan menjadi daya saing bangsa dalam revolusi industri 4.0.

Event tahunan dan dilaksanakan yang kelima kalinya ini, berlangsung dari tanggal 3 – 6 Oktober 2019 dengan mengusung tema “Startup Teknologi dan Inovasi Industri Meningkatkan Daya Saing Bangsa”.  Pameran I3E tahun 2019 kali ini menampilkan sebanyak 404 startup, terdiri dari 249 Perusahaaan Pemula Berbasis Teknologi  (PBBT)  dan  132 Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT), dan 23 startup dari pendanaan Inovasi Industri yang semuanya adalah karya anak negeri.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, Startup memungkinkan menjadi unicorn, hal itu tidak bisa berdiri sendiri.

"Kita harus kembangkan bersama. Untuk menjadi startup di bidang market place akan selektif sekali. Tidak semua bisa melakukan hal yang sama seperti ini. Jadi harus ketat betul jangan sampai masyarakat di rugikan," ucap Moh Nasir saat membuka pameran I3E di JCC, Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Jelasnya lagi, startup awalnya berjumlah 1307 dan yang menjadi perusahaan mapan baru sekitar 13 startup.

"Startup tadi ada 1307 startup yang masuk, dan yang menjadi perusahaan mapan itu sekitar 13. Jadi kita harus dorong, oleh karena itu, bagaimana kita bisa melakukan hal ini supaya ke depan lebih baik dan lebih maju. ini yang penting kita dorong supaya nanti tahun 2020-2024 ini harus sampai tiga kali lipat berarti harus sampai diangka empat ribu sampai lima ribu. Nah kalau itu bisa, maka yang mencapai mature akan sampai diangka 150," ujar Moh. Nasir.





Editor : dudung
Kategori : Nusantara
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Selasa 06 Oktober 2020
Pemain Sinetron Cinta Tapi Benci Gelar Meet And Greet Dengan Fans di Surabaya

Sabtu 03 Oktober 2020
Pop Academi Indosiar Siapkan Talent Industri Musik Tanah Air

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top