Rabu, 5 Agustus 2020

Breaking News

  • Terima Bantuan dari Kapolres Siak, Kini Kharisma Bisa Belajar Secara Online   ●   
  • Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri   ●   
  • Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona   ●   
  • Gubri dan Wako Hadiri Pemotongan 9 Ekor Kurban di PWI Riau Pagi Ini   ●   
  • Ditresnarkoba Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 18 KG Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional   ●   
Modal Ageng Kiwi Menuju Pencalonannya Jadi Caleg DPR RI
Senin 06 Mei 2019, 15:20 WIB

Jakarta-Ihlas dan rasa bersyukur merupakan pilar terdepan dalam aktivitas pemusik, pesinetron Ageng Kiwi. Tidak heran, jika dalam pemilu 2019, terkait pencalonan dirinya sebagai  Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang sering dipertanyakan orang tentang hasilnya, tidak membuat dirinya pusing. Sebaliknya, Ageng Kiwi menyerahkan sepenuhnya pada ketentuan Allah swt.

Ageng Kiwi menyatakan, ketika individu dipenuhi rasa ’narima’ (menerima kenyataan) dan selalu bersyukur, maka berfikir dan hati menjadi tenang, otomatis tubuh pun akan rileks.

"Yang saya rasakan, bisa rileks," kata Ageng Kiwi di acara ‘Santunan Anak Yatim dan Manusia Lanjut Usia 'Menyambut Bulan Suci Ramadan’, di Desa Jeruk Legi, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat lalu (3/5/2019).

Terkait pencalonan dirinya sebagai  Caleg DPR-RI Dapil 8 Cilacap, Banyumas, nomor urut 8 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), banyak rekannya yang menanyakan tentang hasil pemilihan atas pencalonannya sebagai Caleg DPR-RI. Tentunya, jika tidak siap dengan pertanyaan tersebut, dengan sendirinya akan berpengaruh pada ketidak stabilan emosi.

Padahal, meski pemilu telah berakhir, namun, hasil penghitungan suara untuk Calon Presiden (Capres), Dewan Perwakilan Daerah (DPD),Calon Anggota Legislatif (Caleg) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), penghitungan suara di dapilnya belum terekapitulasi seluruhnya.

“Kita tunggu hasilnya melalui keputusan resmi dari KPU.  Apapun hasilnya saya akan menerima dengan lapang dada dan bersyukur. Rencana Allah SWT jauh lebih dahsyat ketimbang rencana manusia,” ungkap seniman serba bisa bernama asli Ageng Wahono Kiwi ini.

Setelah melewati masa kampanye, Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang melelahkan, Ageng ingin kembali kepada rutinitasnya sebagai seniman.

Menurut Ageng, menjadi anggota dewan itu bukan pekerjaan, melainkan pengabdian.

"Jauh dari keinginan untuk berkuasa. Apalagi hanya ingin memanfaatkan fasilitas Negara," ujar seniman yang pernah menjabat Ketua LKK (Lembaga Kebudayaan dan Kesenian) KOSGORO ini.




Editor : dudung
Kategori : Politik
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Senin 03 Agustus 2020
Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri

Senin 03 Agustus 2020
Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona

Selasa 28 Juli 2020
Panglima TNI Anugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama Darat, Udara dan Laut

Senin 27 Juli 2020
Peduli Pegiat Budaya, AHM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi

Selasa 21 Juli 2020
Kadis Perindagkop UKM Riau Dukung Webinar UMKM IKA-FPUA Riau Kepri

Jumat 05 Juni 2020
Jalin MoU, RS Mata PBEC Beri Diskon untuk Anggota IKTS

Selasa 05 Mei 2020
Dilepas Marsuanto, Alumni FPUA Riau-Kepri Salurkan BLT dan 100 Paket Sembako

Rabu 22 April 2020
LAM Riau Apresiasi Pemerintah Ubah Fokus Anggaran ke Penanganan Covid-19

Senin 20 April 2020
Lewat Mic Challange, Ratu Meta Hilangkan Keriduan Manggung

Selasa 07 April 2020
Memutus Covid-19, Tokoin Indonesia Donasikan Alat Rapid Test KIT

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top