Kamis, 13 Agustus 2020

Breaking News

  • Bawaslu Riau Temukan 51.520 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat Masuk Dalam Daftar Pemilih.   ●   
  • Chevron dan Unilak Berdayakan Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah   ●   
  • CPI dan Unilak Berdayakan Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah   ●   
  • Bambang Ajak Mahasiswa UMRI Ikuti Protokol Covid 19   ●   
  • Bambang Ajak Mahasiswa UMRI Ikuti Protokol Covid 19   ●   
Demokan Kuliner Melayu, Ketua PCPI Riau Pukau Chef Pekanbaru
Selasa 19 Maret 2019, 07:13 WIB
Ketua PCPI Riau Heru Kurniawan mendemokan kuliner khas Melayu saat kopdar PCPI Riau di Geng Green Cafe & Restodi
PEKANBARU - Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) Riau kembali menggebrak. Kali ini dalam rangka Kopi Darat atau pertemuan rutin bulanan,asosiasi juru masak yang beranggotakan pekerja di sejumlah hotel dan resto ternama itu mendemonkan kuliner khas Melayu.

Malam itu, Senin (18/3/2019) bertempat di Geng Green Cafe & Resto Jalan Yos Sudarso Rumbai Pekanbaru, Ketua PCPI Riau, Heru Kurniawan didaulat mendemokan tiga kuliner Melayu. Tak tangung-tanggung, guru masak yang banyak melahirkan chef itu mendemokan tiga kuliner Melayu. Yakni Sago Berkapal,makanan berbahan dasar sagu. Kue Tepung Gomak, berbahan dasar tepung ketan dan Asam Pedas patin, kreasi olahan ikan patin tanpa tulang.

"Kali ini saya menampilkan tiga kuliner Melayu. Saya berharap suatu saat akan menjadi menu andalan di hotel dan resto di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, karena salah satu peran PCPI adalah mempromosikan kuliner setempat.Karena kita berada di Bumi Melayu maka kita  mempromosikan kuliner khas Melayu," ujar Heru Kurniawan yang akrab disapa Chef Oka ini membuka pembicaraan.

Kue Tepung Gomak

Selanjutnya dengan piawai, chef kawakan ini mulai memperlihatkan keterampilannya mengolah bahan makanan menjadi kuliner khas Melayu. Adukan sendok dan tarian pisaunya melahirkan decak kagum, bahkan aroma yang muncul saat makanan dimasak di atas kompor melahirkan sensasi penciuman tersendiri yang menimbulkan decak kagum dari peserta.

Tidak hanya itu saat makanan selesai diolah, hampir semua pesert terpukau dengan tampilan kuliner Melayu yang disajikan. Tampilannya tak kalah dengan menu-menu internasional yang menjadi langganan sajian di hotel-hotel berbintang dan resto ternama.

Sago Berkapal

Bahkan saat peserta diberi kesempatan mencicipi, mereka berdecak kagum karena rasanya khas dan mengugah selera. "Ini luar biasa, saya optimis satu saat akan menjadi menu andalan di Kota ini," ujar seorang Chef yang bekerja di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru.

Sementara Chef lainnya yang bekerja di salah satu Resto ternama menambahkan, sesungguhnya di Riau banyak sekali menu khas Melayu, namun selama ini tak banyak yang berani mengangkatnya menjadi menu andalan hotel dan resto ternama. "Kita berharap terobosan seperti ini mendapat sokongan dari dunia hotel dan restoran, sehingga berkunjung ke Riau tak lengkap klu belum mencicipi kuliner khas Melayu," katanya.

Asam Pedas Patin

Kembali ke Chef Oka, Ketua PCPI Riau ini menambahkan, salah satu peran PCPI adalah mempromosikan kuliner setempat. Karena berada di Riau, maka PCPI Riau berperan mempromosikan kuliner khas Melayu.

"Pada setiap pertemuan PCPI, selain bersilahturahmi antar anggota, kita menampilkan kuliner khas Melayu. Saya optimis menu-menu ini akan menjadi adalan di Bumi Lancang Kuning ini. Yang penting harus ada yang berani berkreasi," katanya.

Oka menyebutkan PCPI merupakan organisasi chef tingkat nasional yang didirikan di Surabaya beberapa rahun  lalu. Asosiasi ini sudah memiliki pengurus di setiap daerah di Indonesia."PCPI Riau beranggotakan puluhan chef. Mereka bekerja di hotel dan resto atau sebagai pelaku kuliner di Provinsi Riau khusunya Pekanbaru.Kita terus akan berbagi ilmu, berbagi informasi seputar menu-menu khas Melayu," imbuhnya.

Anggota PCPI Foto bersama usai kopdar

PCPI sendiri dalam keterangan resminya akan rutin memerkan kuliner khas Indonesia yang bersumber dari berbagai daerah dan kerajaan di seluruh pelosok tanah air.

Ketua Umum PCPI, Bambang Nurianto mengungkapan, Indonesia kaya ragam kuliner yang bersumber dari berbagai daerah di pelosok tanah air. Sayang, belakangan banyak dari kuliner khas daerah itu semakin tenggelam oleh serbuan kuliner masa kini dari mancanegara.

Menurutnya salah satu peran PCPI adalah membangkitkan rasa cinta dan mengangkat kembali potensi kuliner dalam negeri ke pasar global. "Kita ingin melestarikan keberadaan kuliner lokal yang cukup banyak ragamnya dan kini mulai banyak dilupakan oleh generasi muda itu. Harapan kita, ke depan kuliner dalam negeri akan menjadi kebanggaan," kata Bambang di satu kesempatan.

Bambang mengungkapkan, kuliner khas Indonesia sangat berpotensi untuk dikembangkan karena dari beberapa kuliner daerah yang berhasil dikembangkan mampu menarik minat pecinta kuliner baik di dalam maupun di luar negeri.

Sebut saja misalnya masakan Padang, gudeng Jogja, tahu campur, soto, tahu tek dan sebagainya."Ada ribuan item kuliner khas daerah yang layak dikembangkan dan kelak bisa menjadi kebanggaan Indonesia di pasar global," ungkapnya.(dt/rk)



Editor :
Kategori : Kuliner
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 13 Agustus 2020
Chevron dan Unilak Berdayakan Masyarakat Ubah Sampah Jadi Rupiah

Selasa 11 Agustus 2020
FPK Laporkan Kegiatan Kepada Wakil Gubernur Riau

Senin 10 Agustus 2020
Pelarian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis Muhammad berakhir sudah

Senin 10 Agustus 2020
Harga Emas Masih Terus Cetak Rekor, Pertimbangkan Ini Sebelum Beli

Sabtu 08 Agustus 2020
Gubri Apresiasi Program BPN untuk Riau, 16.372 Sertifikat Diserahkan

Senin 03 Agustus 2020
Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri

Senin 03 Agustus 2020
Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona

Selasa 28 Juli 2020
Panglima TNI Anugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama Darat, Udara dan Laut

Senin 27 Juli 2020
Peduli Pegiat Budaya, AHM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi

Selasa 21 Juli 2020
Kadis Perindagkop UKM Riau Dukung Webinar UMKM IKA-FPUA Riau Kepri

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top