Selasa, 30 November 2021

Breaking News

  • Hadirkan 7 Narasumber, Forum Pembauran Kebangsaan Riau Gelar Rakor Penguatan Organisasi   ●   
  • Dipimpin Kombes Retno Dwiyanti, Polda Riau Kirimkan 9 Delegasi Polwan pada Gelaran The 58th IAWP 2021   ●   
  • Sosialisasi Pembauran dan Kewirausahaan ke Sekolah, Siswa SMA Santa Maria dan SMA 1 Pekanbaru Antusias Sambut Tim FPK Riau   ●   
  • Jaga Generasi Penerus Bangsa, Kapolri Beri Dukungan Psikososial ke Anak Terdampak Covid-19   ●   
  • Sejumlah Nama Putra Tempatan Riau Mencuat Jelang Musorprov Koni Riau   ●   
Masyarakat Diminta Teliti Beli Produk Makanan
Rabu 28 Maret 2018, 13:27 WIB

MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir mengaku geram atas temuan tiga produk ikan kalengan di daerah ini yang didalamnya terdapat cacing. Menurutnya, itu akibat kurangnya pengawasan BPOM memantau peredaran makanan di Provinsi Riau khususnya di Kepulauan Meranti.

"Inikan aneh namanya, itu produk sudah ada izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), harusnya bisa menjamin mutu, tapi nyatanya bisa seperti ini," cetus Bupati, melalui Humas Setda Kepulauan Meranti, Selasa kemarin.

Oleh karenanya, Bupati meminta masyarakat, terutama di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk teliti dalam membeli suatu produk, baik itu makanan ataupun minuman.

"Harus teliti, jika merasa aneh segera laporkan kepada pihak berwenang, meskipun itu sudah ada lebel izin dari BPOM," tegasnya.

Bupati juga mengharapkan kepada BPOM beserta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau untuk bisa mengawasi setiap produk-produk impor yang akan diedarkan di tengah masyarakat.

"Harus ada pengawasan di lapangan, apalagi ini produk impor," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti, dr Irwan Suwandi juga memastikan tiga produk ikan kalengan, yakni merek Farmerjack, IO dan Hoki terindikasi cacing. Namun produk ini terdaftar di BPOM.

"Itu sarden asalnya dari Cina, merek Farmerjack dengan nomor izin edar (NIE) BPOM RI ML 543929007175, nomor bets 3502/01106 35 1 356. Merek IO, NIE BPOM RI ML 543929070004, nomor bets 370/12 Oktober 2020. Lalu, merek Hoki, NIE BPOM RI ML 543909501660, nomor Bets 3502/01103/-," ungkap Irwan Suwandi.

Masih menurut Irwan, seharusnya hal seperti ini tidak terjadi, mengingat produk makanan seperti ikan kalengan merupakan salah satu makanan yang cukup tinggi di konsumsi masyarakat.

"Kalau menyesalkan sudah pasti, dan Pak Bupati juga sudah langsung memerintahkan seluruh dinas terkait untuk turun ke lapangan guna memastikan produk-produk itu tidak beredar lagi di tengah masyarakat," ungkapnya.

Di lain pihak, seorang pedagang barang harian di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Helda, merasa dinas terkait tidak teliti dalam memberi izin suatu produk Impor.

"Bagaimana bisa, itu dari cina sudah ada izin dari BPOM. Klasifikasi sehingga bisa lolos beredar di Indonesia harus dipertanyakan lagi.

Makanya sampai saat ini masyarakat di Meranti masih cenderung mengonsumsi sarden dari Malaysia, meski belum ada izin BPOM, tapi aman. Dan itu sarden Malaysia juga sudah puluhan tahun beredar di Meranti, dan tak ada masalah," pungkasnya. (mcr)



Editor :
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Senin 29 November 2021
Hadirkan 7 Narasumber, Forum Pembauran Kebangsaan Riau Gelar Rakor Penguatan Organisasi

Kamis 26 Agustus 2021
Begini Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tak Muncul di Pedulilindungi.id

Selasa 17 Agustus 2021
Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top