Senin, 10 Agustus 2020

Breaking News

  • Cerita Polisi di Inhu Antar Bendera Merah-Putih ke Suku Pedalaman   ●   
  • Alhamdulillah, Hasil Swab Massal ASN Pemprov Riau Seluruhnya Negatif   ●   
  • Gubri Apresiasi Program BPN untuk Riau, 16.372 Sertifikat Diserahkan   ●   
  • Rekor Baru! Harga Emas Antam Tembus Rp1.054.000/Gram   ●   
  • Mulai Hari Ini, Tak Pakai Masker Siap-siap Denda Rp 250 Ribu !   ●   
Catat, 21 Maret Indonesia Akan Hadapi Hari Tanpa Bayangan
Jumat 16 Maret 2018, 23:46 WIB

JAKARTA - Penduduk Indonesia pada 21 Maret 2018 diprediksi melihat fenomena hari tanpa bayangan. Disebut demikian karena pada tanggal tersebut, matahari tepat berada di atas wilayah Indonesia, sehingga objek yang tegak terlihat tak memiliki bayangan.

Matahari akan berada tepat di atas ekuator (khatulistiwa) pada 21 Maret 2018. Hal ini menjadi fenomena yang menarik bagi Indonesia yang terletak di garis ekuator.

Kejadian seperti ini berlangsung dua kali dalam setahun. Peristiwa berikutnya terjadi pada 23 September 2018.

Dengan demikian, saat tengah hari, apabila seseorang berada di wilayah khatulistiwa, maka Matahari akan berada hampir tepat di atas kepala. Hal ini mengakibatkan tidak adanya bayangan. Istilahnya yaitu hari nir bayangan atau hari tanpa bayangan.

Peristiwa ini terjadi karena Bumi beredar mengitari Matahari pada jarak 150 juta kilometer dengan periode sekitar 365 hari. Garis edar Bumi berbentuk agak lonjong sehingga Bumi kadang bergerak lebih cepat dan kadang bergerak lebih lambat.

Bidang edar Bumi disebut sebagai bidang ekliptika. Bidang ini miring sebesar 23,4 derajat terhadap bidang equator Bumi. Karenanya, Matahari tampak berada di atas belahan Bumi utara selama sekira setengah tahun dan berada di atas belahan Bumi selatan setengah tahun sisanya.

Perubahan posisi tampak Matahari menyebabkan perubahan musim di Bumi, misalnya empat musim di daerah subtropis dan juga musim kering-basah di wilayah Indonesia.

Pada 20 Maret 2018 pukul 23.15 WIB, Matahari akan tepat berada di atas equator. Peristiwa ini dikenal sebagai vernal equinox (vernus = musim semi, equus = sama, noct = malam) karena pada hari itu, durasi siang dan malam di seluruh dunia akan sama, yakni 12 jam.

Di daerah equator, misalnya di Kota Pontianak, Matahari akan berada di atas kepala saat tengah hari vernal equinox sehigga sebuah tugu tegak akan tampak tanpa bayangan. Pada 21 Maret 2018, Matahari akan mencapai titik puncak/kulminasi pada pukul 11.50 WIB.

Setelahnya, Matahari akan turun perlahan hingga terbenam di titik barat sekira enam jam kemudian. Fenomena yang sama akan terjadi saat autumnal equinox (autumn = musim gugur), pada 23 September 2018.

Hari nir bayangan tidak hanya terjadi di Pontianak atau kota-kota yang dilewati garis ekuator saja, melainkan dapat terjadi di kota-kota yang berada di antara 23,4 Lintang Selatan dan 23,4 Lintang Utara.

Peta terlampir menunjukkan hari nir bayangan dan waktu kulminasi di beberapa kota besar di Indonesia. Sebagai contoh, hari nir bayangan terjadi di Kota Denpasar pada 26 Februari dan 16 Oktober.

Pada hari nir bayangan 21 Maret 2018, LAPAN akan berpartisipasi dalam Festival Hari Nir Bayangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Festival tersebut akan berlangsung hingga 23 Maret 2018. LAPAN akan menyajikan pertunjukan planetarium mini, pameran, dan ceramah edukasi. Sumber: okezone.(kt11)




Editor : kt12
Kategori : IPTEK
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Sabtu 08 Agustus 2020
Gubri Apresiasi Program BPN untuk Riau, 16.372 Sertifikat Diserahkan

Senin 03 Agustus 2020
Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri

Senin 03 Agustus 2020
Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona

Selasa 28 Juli 2020
Panglima TNI Anugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama Darat, Udara dan Laut

Senin 27 Juli 2020
Peduli Pegiat Budaya, AHM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi

Selasa 21 Juli 2020
Kadis Perindagkop UKM Riau Dukung Webinar UMKM IKA-FPUA Riau Kepri

Jumat 05 Juni 2020
Jalin MoU, RS Mata PBEC Beri Diskon untuk Anggota IKTS

Selasa 05 Mei 2020
Dilepas Marsuanto, Alumni FPUA Riau-Kepri Salurkan BLT dan 100 Paket Sembako

Rabu 22 April 2020
LAM Riau Apresiasi Pemerintah Ubah Fokus Anggaran ke Penanganan Covid-19

Senin 20 April 2020
Lewat Mic Challange, Ratu Meta Hilangkan Keriduan Manggung

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top