Selasa, 27 Oktober 2020

Breaking News

  • FPK Riau Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait UU Cipataker   ●   
  • FPK Riau Sampaikan 7 Pernyataan Sikap Terkai UU Cipataker   ●   
  • Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan   ●   
  • FKPMR Apresiasi Kapolda Riau Cepat Tanggap Terhadap Pernyataan Sikap Forum Terkait Demo   ●   
  • Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan   ●   
BBKSDA Riau Kehilangan Jejak Harimau Pemangsa Warga
Jumat 16 Maret 2018, 23:27 WIB
ilustrasi
Pekanbaru - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau kembali kehilangan jejak  harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) bernama Bonita yang beberapa waktu lalu memangsa warga. Meski sebelumnya berhasil ditembak bius di areal perkebunan sawit Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Jumat malam mengatakan tim terpaksa harus kehilangan Bonita setelah si kucing belang itu tersadar dari efek bius.

"Baru saja, Bonita bangun dan tidak terpantau lagi," kata Suharyono.

Ia menjelaskan kondisi perkebunan yang minim penerangan dan cenderung gelap gulita menyulitkan tim gabungan pencari dan penyelamat melacak Bonita. Namun, Haryono memastikan sebelum kehilangan jejak, Bonita berhasil ditembak bius dan sempat dalam kondisi pingsan.

Hanya saja, tim tidak serta merta langsung mendekati dan menangkap Bonita karena perlu memastikan kondisi benar-benar aman. Namun, ketika saat akan didekati, ternyata Bonita tersadar dan langsung menghilang.

"Tadi memang sempat pingsan. Suasanya ditengah kebun, gelap. Situasi terakhir memang tidak terpantau lagi," ujarnya.

Ditambah lagi, dia mengatakan bahwa saat ini kondisi tim dilapangan cukup kesulitan karena mobil yang mereka kendarai harus terjerembab dan masuk ke dalam kanal.

"Jadi sekarang tim kita menyatu disatu titik sembari menunggu bantuan cahaya serta alat berat untuk evakuasi kendaraan. Mohon doanya agar tim kami selamat di lokasi sekarang," ujarnya.

BBKSDA Riau sebelumnya mengkonfirmasi berhasil menembak bius harimau Bonita yang menyebabkan dua warga kabupaten Indragiri Hilir meninggal dunia. Lokasi pembiusan Bonita berada di areal perkebunan sawit PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.

"Lokasi tepatnya di dekat box trap (perangkap harimau yang dipasang BKSDA) 3 dan 4, jalan poros tengah (perkebunan sawit) eboni," kata Haryono.

Sesuai rencana, jika kondisi kesehatan Bonita memungkinkan, harimau tersebut akan langsung direlokasi ke Pusat Rehabilitasi Harimau di Sumatera Barat. "Yang jelas tidak dibawa ke Pekanbaru. Kami akan bawa ke Dharmasaraya Sumbar. Kenepa disana, karena peralatan dan tim lebih lengkap dan siap di sana," tuturnya.

Bonita, harimau sumatera betina yang diperkirakan berusia 4 tahun dalam dua bulan terakhir berkeliaran di areal pemukiman warga dan perkebunan sawit PT THIP.

Jumiati, menjadi korban pertama yang meninggal pada awal Januari 2018. Perempuan berusia 33 tahun tersebut diserang Bonita saat bekerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State, Desa Tanjung Simpang, Pelangiran, Indragiri Hilir.

Terakhir, Yusri Efendi (34) meregang nyawa di desa yang sama, namun berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi tewasnya Jumiati. Sumber:antara.(kt10)



Editor : kt11
Kategori : Pro Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Selasa 06 Oktober 2020
Pemain Sinetron Cinta Tapi Benci Gelar Meet And Greet Dengan Fans di Surabaya

Sabtu 03 Oktober 2020
Pop Academi Indosiar Siapkan Talent Industri Musik Tanah Air

Sabtu 03 Oktober 2020
Musisi dan Pesinetron Ini Jadi Distributor Kecantikan, Kesehatan

Sabtu 03 Oktober 2020
Ketua Baznas Ajak Masyarakat Lestarikan Batik Perajin

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top