Rabu, 5 Agustus 2020

Breaking News

  • Terima Bantuan dari Kapolres Siak, Kini Kharisma Bisa Belajar Secara Online   ●   
  • Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri   ●   
  • Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona   ●   
  • Gubri dan Wako Hadiri Pemotongan 9 Ekor Kurban di PWI Riau Pagi Ini   ●   
  • Ditresnarkoba Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 18 KG Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional   ●   
BBKSDA Riau Kehilangan Jejak Harimau Pemangsa Warga
Jumat 16 Maret 2018, 23:27 WIB
ilustrasi
Pekanbaru - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau kembali kehilangan jejak  harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) bernama Bonita yang beberapa waktu lalu memangsa warga. Meski sebelumnya berhasil ditembak bius di areal perkebunan sawit Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Jumat malam mengatakan tim terpaksa harus kehilangan Bonita setelah si kucing belang itu tersadar dari efek bius.

"Baru saja, Bonita bangun dan tidak terpantau lagi," kata Suharyono.

Ia menjelaskan kondisi perkebunan yang minim penerangan dan cenderung gelap gulita menyulitkan tim gabungan pencari dan penyelamat melacak Bonita. Namun, Haryono memastikan sebelum kehilangan jejak, Bonita berhasil ditembak bius dan sempat dalam kondisi pingsan.

Hanya saja, tim tidak serta merta langsung mendekati dan menangkap Bonita karena perlu memastikan kondisi benar-benar aman. Namun, ketika saat akan didekati, ternyata Bonita tersadar dan langsung menghilang.

"Tadi memang sempat pingsan. Suasanya ditengah kebun, gelap. Situasi terakhir memang tidak terpantau lagi," ujarnya.

Ditambah lagi, dia mengatakan bahwa saat ini kondisi tim dilapangan cukup kesulitan karena mobil yang mereka kendarai harus terjerembab dan masuk ke dalam kanal.

"Jadi sekarang tim kita menyatu disatu titik sembari menunggu bantuan cahaya serta alat berat untuk evakuasi kendaraan. Mohon doanya agar tim kami selamat di lokasi sekarang," ujarnya.

BBKSDA Riau sebelumnya mengkonfirmasi berhasil menembak bius harimau Bonita yang menyebabkan dua warga kabupaten Indragiri Hilir meninggal dunia. Lokasi pembiusan Bonita berada di areal perkebunan sawit PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.

"Lokasi tepatnya di dekat box trap (perangkap harimau yang dipasang BKSDA) 3 dan 4, jalan poros tengah (perkebunan sawit) eboni," kata Haryono.

Sesuai rencana, jika kondisi kesehatan Bonita memungkinkan, harimau tersebut akan langsung direlokasi ke Pusat Rehabilitasi Harimau di Sumatera Barat. "Yang jelas tidak dibawa ke Pekanbaru. Kami akan bawa ke Dharmasaraya Sumbar. Kenepa disana, karena peralatan dan tim lebih lengkap dan siap di sana," tuturnya.

Bonita, harimau sumatera betina yang diperkirakan berusia 4 tahun dalam dua bulan terakhir berkeliaran di areal pemukiman warga dan perkebunan sawit PT THIP.

Jumiati, menjadi korban pertama yang meninggal pada awal Januari 2018. Perempuan berusia 33 tahun tersebut diserang Bonita saat bekerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State, Desa Tanjung Simpang, Pelangiran, Indragiri Hilir.

Terakhir, Yusri Efendi (34) meregang nyawa di desa yang sama, namun berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi tewasnya Jumiati. Sumber:antara.(kt10)



Editor : kt11
Kategori : Pro Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Senin 03 Agustus 2020
Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi Kupas UMKM di Webinar IKA FPUA Riau-Kepri

Senin 03 Agustus 2020
Wanti-wanti WHO soal Durasi Panjang Pandemi Corona

Selasa 28 Juli 2020
Panglima TNI Anugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama Darat, Udara dan Laut

Senin 27 Juli 2020
Peduli Pegiat Budaya, AHM Salurkan Bantuan Hadapi Pandemi

Selasa 21 Juli 2020
Kadis Perindagkop UKM Riau Dukung Webinar UMKM IKA-FPUA Riau Kepri

Jumat 05 Juni 2020
Jalin MoU, RS Mata PBEC Beri Diskon untuk Anggota IKTS

Selasa 05 Mei 2020
Dilepas Marsuanto, Alumni FPUA Riau-Kepri Salurkan BLT dan 100 Paket Sembako

Rabu 22 April 2020
LAM Riau Apresiasi Pemerintah Ubah Fokus Anggaran ke Penanganan Covid-19

Senin 20 April 2020
Lewat Mic Challange, Ratu Meta Hilangkan Keriduan Manggung

Selasa 07 April 2020
Memutus Covid-19, Tokoin Indonesia Donasikan Alat Rapid Test KIT

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top