Rabu, 22 September 2021

Breaking News

  • Walikota Pekanbaru Launching Bus Vaksin Keliling   ●   
  • Membanggakan, Inilah Capaian Firdaus-Ayat Satu Dekade Memimpin Kota Pekanbaru   ●   
  • Gandeng UNRI, Polda Riau Dorong Percepatan Herd Immunity Kampus   ●   
  • Desa Binaan Diterpa Bencana Banjir, TLCI #2 Riau Droping Bansos dan Gerakkan Perekonomian Warga   ●   
  • 41 Personel Berprestasi Mendapatkan Penghargaan Kapolda Riau   ●   
Ternyata Suhu Air Laut Tentukan Jumlah Ikan
Selasa 06 Maret 2018, 00:11 WIB

PADANG - Informasi seputar suhu laut memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan produksi ikan. Pasalnya, suhu air laut dapat menentukan jumlah ikan yang ada di perairan.

Hal Itu diungkapkan Kepala Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Edison Kurniawan usai membuka Sekolah Lapang Nelayan yang digelar BMKG Maritim Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat. "Pada suhu air laut yang hangat, berpotensi populasi ikan lebih banyak," katanya di Padang, Senin (5/2) dilansir republika. 

Dengan adanya penelitian tersebut, BMKG, kata dia mengambil peran penting untuk kemajuan produksi perikanan yakni melalui satelit yang mengetahui kondisi atau suhu permukaan laut.

Melalui satelit yang dapat memberi informasi tersebut, maka nelayan ke depan tidak lagi mencari ikan namun menangkap karena sudah diketahui titik-titik keberadaannya.

Untuk itu, harus ada tindak lanjut dari pemerintah yang dapat mengembangkan teknologi sehingga menunjang produksi perikanan ini. Misalnya sebuah alat semacam "Global Policy and Strategy" (GPS) yang dapat digunakan dan berisi informasi terutama suhu air laut.

"Lompatan teknologi seperti ini yang dibutuhkan negara maritim seperti Indonesia dan di luar negeri hal seperti itu sudah dilakukan," ujarnya.

Khususnya di Sumatra Barat, daerah ini dinilai cukup beruntung karena memiliki laut yang luas dan juga sudah ada BMKG Maritim yang siap memberikan informasi kepada nelayan dan jasa transportasi laut.

Ia menambahkan, ke depan nelayan harus melek teknologi dan pemerintah harus memfasilitasi sehingga rencana pembangunan yang sudah dirancang terutama di sektor kemaritiman dapat tercapai.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, Gus Wardi mengatakan informasi iklim cukup penting bagi nelayan di provinsi itu. "Selama ini nelayan melaut masih menggunakan insting dan melihat bulan, namun dengan adanya informasi cuaca dari BMKG Maritim Teluk Bayur, lebih mudah memberi tahu nelayan waktu-waktu yang tepat untuk menangkap ikan," ujar dia.

Ia menyebutkan, DKP Sumbar melalui 195 orang penyuluh terus berupaya agar nelayan mendapatkan pembinaan untuk meningkatkan daya tangkap dan produksi perikanan di provinsi itu.

Pada 2018 Pemerintah Sumatera Barat menargetkan produksi perikanan tangkap sebanyak 212.145 ton atau mengalami kenaikan 2.516 ton dari tahun sebelumnya yang mencapai 209.629 ton. (kt10)



Editor : kt11
Kategori : IPTEK
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 26 Agustus 2021
Begini Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tak Muncul di Pedulilindungi.id

Selasa 17 Agustus 2021
Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top