Sabtu, 26 November 2022

Breaking News

  • Silahturahmi Bersama IAKMI, Gubri Bahas Pelayanan Rumah Sakit   ●   
  • Ditresnarkoba Adakan Healing dan Konseling untuk Pasien Ketergantungan Obat   ●   
  • Pemprov Riau Menang Gugatan Proyek Jalan Bagansiapiapi-Teluk Piyai-Kubu   ●   
  • Pagi ini 2 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, 1 di Bengkalis   ●   
  • Undang Lembaga Sertifikasi Polri, Polda Riau Gelar Assessmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu   ●   
Infotorial
Dinas Koperasi dan UKM Dumai Akan Bekukan 110 Koperasi Tidak Aktif
Jumat 23 Februari 2018, 09:01 WIB

DUMAI - Dinas Koperasi dan UKM Kota Dumai akan membekukan 110 koperasi karena sudah tidak aktif lagi.

“Jumlah tersebut dihitung dari beberapa kategori yang sudah ditentukan sebelumnya. Diantaranya adalah, sudah tak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan tak ada aktifitas lagi dari koperasi dimaksud," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Dumai Sepranef Syamsir Rabu (21/2) lalu.

Sejauh ini pihaknya sudah melaporkan koperasi tidak aktif ke kementerian Koperasi RI untuk segera dilakukan pembubaran dan penutupan koperasi.

Pada prinsipnya tidak perlu memiliki jumlah koperasi yang banyak, kalau tidak memiliki kualitas yang memadai dan lebih baik sedikit tetapi berkualitas dan berprestasi.

Menurut Sepranef, jumlah Koperasi di Kota Dumai sebanyak 272 yang aktif hanya 162 koperasi artinya ada sebanyak 110 koperasi yang tidak aktif.

"Koperasi yang tidak aktif tinggal menunggu pembubaran dari Kementerian Koperasi RI lalu dilakukan pembekuan.” Kata Sepranef

Diterangkannya, koperasi yang tidak aktif biasanya karena tidak transparan seperti tidak pernah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Untuk itu dirinya mengimbau pengurus koperasi di Dumai agar melakukan RAT sebagai wujud pertanggung jawaban kepada seluruh anggota koperasi serta membuat neraca keuangan agar transparan.

Terakhir Sepranef mengatakan bahwa konsep pendanaan koperasi harusnya dilakukan secara mandiri dari iuran anggota, prinsipnya dari kita, untuk kita.

“Untuk kita ketahui bahwa konsep pendanaan koperasi harusnya dilakukan secara mandiri dari iuran anggota, prinsipnya dari kita, untuk kita," pungkasnya.(hrc)



Editor :
Kategori : Dumai
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 27 Agustus 2022
PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top