Rabu, 17 Agustus 2022

Breaking News

  • Solar Langka, Polda Riau Tangkap 18 Penimbun BBM Subsidi   ●   
  • Sambut Kunjungan TLCI Jambi, HM Marwan: Riau Siap Dukung Jambore Nasional TLCI ke-V Tahun 2023   ●   
  • HUT Ke-77 RI, Gubernur Riau Lakukan Apel Kehormatan dan Renungan Suci   ●   
  • Ditlantas Polda Riau Luncurkan Aplikasi Enam Pelayanan Publik   ●   
  •   ●   
Kepulauan Meranti Tak Masukkan Bankeu Provinsi dalam Struktur APBD 2018
Jumat 01 Desember 2017, 07:40 WIB

SELATPANJANG - Rancangan peraturan daerah (Ranperda) anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2018 Kepulauan Meranti telah disahkan, Rabu (29/11/2017) malam. Namun, dalam struktur APBD 2018 itu, tidak dimasukkan angka bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi.

Hal itu diakui H Irwan ketika ditemui di Selatpanjang.

Menurut H Irwan, kabar yang ia terima bahwa dalam mempersiapkan Pilkada tahun ini, Pemprov Riau menganggaran sekitar Rp1 triliun. Atas kebutuhan anggaran Pilkada ini pula menjadi alasan kuat bagi Kepulauan Meranti tak mau lagi 'mati harap' Bankeu dari Provinsi Riau itu.

"Melihat kondisi kekinian di Provinsi Riau, logikanya, kita tak mungkin dapat," kata H Irwan.

Karena, dijelaskan H Irwan, untuk tahun 2017 yang tanpa Pilkada saja, Kepulauan Meranti hanya dibantu Rp9 miliar. Padahal, sebelumnya bantuan dikucurkan ke kabupaten termuda itu lebih kurang Rp100 miliar.

Angka Bankeu yang masuk ke struktur APBD 2016 lebih kurang Rp100 miliar itu, kembali dimasukkan ke struktur APBD 2017. Namun, jauh panggang dari api, Pemprov Riau hanya mengalokasikan Rp9 miliar untuk Kota Sagu di tahun 2017.

Belajar dari pengalaman itulah untuk APBD 2018 Kepulauan Meranti tak lagi memasukkan angka yang bersumber dari Bankeu. " Kita berfikir secara logika berdasarkan fakta dan data. Tapi kita tidak tahu lah ada kepentingan lain, Pak Gubernur terbuka hatinya untuk membantu Meranti dan bisa saja beliau mengalokasi bantuan. Itu akan kita sesuaikan pada APBD-P," ujar H Irwan.

Padahal, selaku wilayah pemekaran yang baru, Kepulauan Meranti memang harus mendapat perhatian lebih dari provinsi. Ini untuk mempercepat pembangunan agar Kepulauan Meranti bisa menyaingi perkembangan daerah kabupaten kota lainnya.

Bantuan dari provinsi ke Kepulauan Meranti sewajarnya pula lebih besar dari kabupaten kota di Riau. Mengingat Kota Sagu yang terletak di wilayah pesisir (berpulau), membutuhkan dana pembangunan yang lebih besar jika dibandingkan dengan kabupaten kota di daratan.

Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Tahun 2017 Kepulauan Meranti hanya dapat Rp9 miliar dari Provinsi Riau.(grc)



Editor :
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Senin 29 November 2021
Hadirkan 7 Narasumber, Forum Pembauran Kebangsaan Riau Gelar Rakor Penguatan Organisasi

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top