Rabu, 22 September 2021

Breaking News

  • Walikota Pekanbaru Launching Bus Vaksin Keliling   ●   
  • Membanggakan, Inilah Capaian Firdaus-Ayat Satu Dekade Memimpin Kota Pekanbaru   ●   
  • Gandeng UNRI, Polda Riau Dorong Percepatan Herd Immunity Kampus   ●   
  • Desa Binaan Diterpa Bencana Banjir, TLCI #2 Riau Droping Bansos dan Gerakkan Perekonomian Warga   ●   
  • 41 Personel Berprestasi Mendapatkan Penghargaan Kapolda Riau   ●   
Penjelasan Alquran Tentang Matahari sebagai Penentu Waktu
Sabtu 23 September 2017, 19:50 WIB

Matahari merupakan bintang yang terdekat dengan bumi. Salah satu fungsi matahari sebagai penunjuk waktu.

Fenomena itu dimungkinkan karena pergerakan bumi pada porosnya dan peredaran bumi mengitari matahari merupakan perputaran yang bersifat tetap. Perputaran bumi pada porosnya itu yang menyebabkan matahari tampak terbit dan terbenam.

Lantaran bumi mengelilingi matahari dengan sumbu rotasi yang miring 23,5 derajat, maka bumi mengalami perubahan musim secara berkala. Keadaan ini kemudian dimanfaatkan untuk pedoman penentu waktu.

Dalam buku 'Tafsir Ilmi Manfaat Benda-Benda Langit dalam Perspektif Alquran dan Sains' dijelaskan bahwa masa edar itu disebut satu tahun yakni lamanya 365 hari lebih sedikit. Fenomena itu dituliskan dalam Alquran Surah Yunus ayat 5.

"Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu melainan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui," begitu bunyi surah Yunus ayat 5.

Tahun merupakan satuan hitungan waktu yang bisa dipergunakan manusia untuk mengetahui perjalanan masa dalam kehidupan mereka. Dalam menghitung waktu ini mereka berpedoman kepada matahari dan bulan.

Penetapan ini didasarkan pada keduanya dalam waktu yang cukup lama. Dari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa keduanya merupakan benda langit yang bergerak dalam orbitnya secara pasti dan dalam kurun waktu yang tetap.

Oleh karena itu, menjadikan bulan dan matahari sebagai pedoman waktu merupakan ijtihad yang tepat dan disepakati secara umum. Sejak penetapan ini, sebagian besar manusia di bumi sepakat menggunakannya sebagai hitungan waktu, yang disebut kalender, seperti yang ada saat ini. Sumber:okezone.(kt10)




Editor : kt10
Kategori : IPTEK
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 26 Agustus 2021
Begini Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tak Muncul di Pedulilindungi.id

Selasa 17 Agustus 2021
Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top