Rabu, 22 September 2021

Breaking News

  • Walikota Pekanbaru Launching Bus Vaksin Keliling   ●   
  • Membanggakan, Inilah Capaian Firdaus-Ayat Satu Dekade Memimpin Kota Pekanbaru   ●   
  • Gandeng UNRI, Polda Riau Dorong Percepatan Herd Immunity Kampus   ●   
  • Desa Binaan Diterpa Bencana Banjir, TLCI #2 Riau Droping Bansos dan Gerakkan Perekonomian Warga   ●   
  • 41 Personel Berprestasi Mendapatkan Penghargaan Kapolda Riau   ●   
Bahayanya Dekat Asbak Rokok?
Senin 18 September 2017, 23:19 WIB
ilustrasi
Anda jangan dekat-dekat dengan puntung rokok yang ada di dalam asbak. Bahaya, bisa kena gangguan jaringan otak.

Berdasarkan penelitian, dampak yang didapatkan oleh para perokok pasif juga sangat merugikan kesehatan. Dampaknya muncul dalam jangka panjang, sehingga harus diwaspadai.

Tak cuma bahaya asap rokok, puntung rokok bekas yang terdapat di asbak atau berceceran di sekitar lingkungan Anda juga mengganggu kesehatan. Karena bekasnya dapat menempel di pakaian, rambut, rumah, mobil, dan beberapa bagian yang dekat dengan Anda.

Temuan yang dipublikasikan di jurnal Clinical Science menyebutkan, racun dari asap rokok tersebut dapat merusak jaringan hati dan otak. Peneliti menggunakan tikus sebagai petunjuk bukti studi.

Asap rokok dapat memiliki efek penanda molekuler biologis yang ditemukan dalam serum, terdapat di jaringan hati dan otak. Padahl organ hati tersebut berfungsi untuk mendetoksifikasi racun yang masuk ke dalam tubuh.

Bila kerjanya terlalu berat, ada dampak perubahan fisiologis yang dialami seseorang. Ini juga dibuktikan lewat seekor tikus yang menjadi bahan percobaan.

"Kami menemukan bahwa seseorang setiap hari kena paparan asap rokok, bisa mengalami kerusakan otak dan hati dalam jangka panjang," ujar Profesor di University of California Manuela Martins Green.

Martins Green dan timnya memeriksa otak tikus yang terpapar asap rokok. Hasilnya banyak sekali hormon stres yang diproduksi oleh hewan pengerat itu setelah dilakukan studi selama satu bulan.

"Asap rokok adalah toksin yang sifatnya silent killer," kata Martins Green.

Bahayanya lagi, paparan asap rokok yang menempel di beberapa benda di dekat seseorang perokok pasif. Racun dari asap rokok bukanlah yang berwujud, sehingga kesadaran orang untuk mencegah sangat rendah.

Asap rokok baunya hanya bisa dicium saja. Kalau Anda tak menjauhinya, dampaknya bisa mengganggu kesehatan.

Belum lagi ada temuan lain yang menyebutkan bila bahaya asap rokok dapat memicu zat karsinogenik. Kandungan karsinogenik itu dikenali sebagai penyebab kanker mematikan. Dilansir okezone.(kt11)



Editor : kt11
Kategori : Serba-Serbi Plus
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 26 Agustus 2021
Begini Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tak Muncul di Pedulilindungi.id

Selasa 17 Agustus 2021
Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top