Jumat, 22 Oktober 2021

Breaking News

  • Wagubri Buka Dialog Nilai-nilai Pembauran di Tengah Masyarakat   ●   
  • Warga Tiga Kelurahan di Minas Terima Sembako Murah Rotte   ●   
  • Resmikan Layanan Drive Thru di Polres Rohil, Kapolda Riau Ajak Rohil Berlari Kencang   ●   
  • Pastikan Keamanan Obyek Vital Nasional, Kapolda Riau Pimpin Gelar Apel Patroli Berskala Besar di Polres Rohil   ●   
  • Polda Riau Amankan 87 Kg Sabu, Kapolda Ingatkan Masyarakat Tak Tergiur Bujuk Rayu Sindikat   ●   
Mengapa Sering Mual saat Hamil Muda?
Jumat 08 September 2017, 23:30 WIB
ilustrasi
Wanita sering mual saat hamil muda. Mual bersamaan dengan perubahan yang terjadi di dalam tubuh.

Perubahan itu juga bisa membuat Anda sering jatuh sakit dan terkena infeksi. Bagian terburuknya adalah Anda tidak bisa makan enak dan minum suplemen untuk melawan infeksi.

Meski demikian, jangan putus asa dengan masalah mual. Simak alasannya berikut ini.

Perut Mual saat Hamil Muda, Hangatnya Wedang Jahe Ampuh Mengatasinya
Moms, 4 Masalah Ini Sering Terjadi saat Hamil Muda

-Sistem kekebalan tubuh lemah
Selama hamil, imunitas Anda bisa menurun. Itulah mengapa setiap wanita rentan sakit di awal kehamilan. Seharusnya, hal ini bisa dicegah dengan konsumsi suplemen dan makanan sehat setiap saat.

-Ada pengaruh janin
Ada alasan di balik imunitas rendah pada ibu hamil. Hal ini bisa terjadi akibat janin yang sedang tumbuh. Tubuh perlu mengekang tindakan kekebalan tubuh sampai janin berkembang dan mencapai tahap perkembangan. Hal ini tak bisa ditolak, apalagi kalau Anda tak menjaga kesehatan tubuh.

-Meningkatnya hormon estrogen
Ketika hamil, produksi hormon estrogen meningkat. Ada juga pengaruh dari progesteron dan glukokortikoid yang memiliki efek pada tindakan inflamasi sistem kekebalan tubuh untuk mencegah cacat janin.

Saat ibu hamil sering mengalami morning sickness, Anda harus mengambil tindakan menjaga kekebalan tubuh agar tetap stabil. Konsumsi makanan dan vitamin yang bergizi.

Hindari pula paparan lingkungan yang tidak sehat dan beracun. Tak cukup itu, konsultasi dengan dokter setiap minimal tiga bulan sekali.

Cara-cara tersebut dapat dilakukan supaya ibu hamil tetap nyaman beraktivitas dan bekerja, tanpa harus mengalami morning sickness. Dilansir okezone.(kt10)



Editor : kt10
Kategori : Serba-Serbi Plus
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 26 Agustus 2021
Begini Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tak Muncul di Pedulilindungi.id

Selasa 17 Agustus 2021
Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top