Selasa, 21 September 2021

Breaking News

  • Walikota Pekanbaru Launching Bus Vaksin Keliling   ●   
  • Membanggakan, Inilah Capaian Firdaus-Ayat Satu Dekade Memimpin Kota Pekanbaru   ●   
  • Gandeng UNRI, Polda Riau Dorong Percepatan Herd Immunity Kampus   ●   
  • Desa Binaan Diterpa Bencana Banjir, TLCI #2 Riau Droping Bansos dan Gerakkan Perekonomian Warga   ●   
  • 41 Personel Berprestasi Mendapatkan Penghargaan Kapolda Riau   ●   
Ada 138 Gunung Berapi di Dalam Bongkahan Es Antartika
Rabu 16 Agustus 2017, 22:45 WIB

Kita mengenal antartika sebagai benua yang hampir tertutupi es. Namun penelitian mengungkapkan, Antartika memiliki area vulkanik terbesar di dunia. Peneliti menemukannya di bagian Barat Antartika.

Dalam kajian yang diusung oleh peneliti Universitas Edinburgh mengungkapkan, jika wilayah tersebut memiliki 138 vulkanik di bawah bongkahan-bongkahan batu es.

Namun, para peneliti menjelaskan jika angka tersebut merupakan total vulkanik yang terindetifikasi, sedangkan masih ada 91 area vulkanik yang belum teridentifikasi. Hal tersebut terjadi karena bongkahan es yang menutupi area membuat peneliti kesulitan untuk melakukan pemetaan.

Dalam meneliti, peneliti menggunakan peralatan gabungan seperti aeromagnetic dan aerogravity, satelit, dan gambar. Mereka melakukan pemetaan dengan memberikan tanda dari satu lokasi ke satu lain di atas struktur bongkahan es.

"Kami awalnya tidak mengharapkan penemuan seperti ini dengan jumlah tersebut. Kami juga menduga ada lebih banyak lagi vulkanik tersebar di dasar laut di bawah bongkahan es, sehingga saya pikir sangat mungkin wilayah ini akan berubah menjadi wilayah terpadat gunung berapi di dunia," jelas Robert Bingham salah satu penulis kajian tersebut sebagaimana dikutip okezone, Rabu (16/8/2017).

Hanya saja, dari penemuan tersebut para peneliti tidak bisa menentukan apakah merapi tersebut aktif atau tidak. Tetapi, dengan adanya penemuan baru ini akan membantu para ahli sains meneliti pertumbuhan lapisan batu es di area tersebut. Walaupun, vulkan tersebut tidak aktif, namun mereka bisa meningkatkan suhu panas hingga es mencair ke dalam samudra.

"Area dengan vulkanik terbesar di dunia ini membuat lapisan es yang menutupinya hilang dan ini terjadi setelah Ice Age. Teori tersebut disimpulkan karena tanpa adanya lapisan es di atas mereka, pasti ada tekanan yang terjadi di area tersebut sehingga vulkanik menjadi aktif," jelas Robert.

Antartika pun kini menjadi tempat idaman para peneliti dunia dan juga wisatawan. Kehadiran vulkanik ini memberikan sensasi pertualangan mendebarkan bagi pencinta wisata ekstrem, apalagi merapinya masih belum memiliki status pasti akan keaktifannya.(kt12)



Editor : kt12
Kategori : IPTEK
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Kamis 26 Agustus 2021
Begini Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tak Muncul di Pedulilindungi.id

Selasa 17 Agustus 2021
Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Jumat 09 Oktober 2020
Provinsi Sulawesi Utara Perlu Waspada Dengan Potensi Megathrust

Jumat 09 Oktober 2020
Apresiasi Doni Monardo Pada Upaya Pengendalian COVID-19 di Sulawe

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top