Rabu, 17 Agustus 2022

Breaking News

  • Solar Langka, Polda Riau Tangkap 18 Penimbun BBM Subsidi   ●   
  • Sambut Kunjungan TLCI Jambi, HM Marwan: Riau Siap Dukung Jambore Nasional TLCI ke-V Tahun 2023   ●   
  • HUT Ke-77 RI, Gubernur Riau Lakukan Apel Kehormatan dan Renungan Suci   ●   
  • Ditlantas Polda Riau Luncurkan Aplikasi Enam Pelayanan Publik   ●   
  •   ●   
Ada 138 Gunung Berapi di Dalam Bongkahan Es Antartika
Rabu 16 Agustus 2017, 22:45 WIB

Kita mengenal antartika sebagai benua yang hampir tertutupi es. Namun penelitian mengungkapkan, Antartika memiliki area vulkanik terbesar di dunia. Peneliti menemukannya di bagian Barat Antartika.

Dalam kajian yang diusung oleh peneliti Universitas Edinburgh mengungkapkan, jika wilayah tersebut memiliki 138 vulkanik di bawah bongkahan-bongkahan batu es.

Namun, para peneliti menjelaskan jika angka tersebut merupakan total vulkanik yang terindetifikasi, sedangkan masih ada 91 area vulkanik yang belum teridentifikasi. Hal tersebut terjadi karena bongkahan es yang menutupi area membuat peneliti kesulitan untuk melakukan pemetaan.

Dalam meneliti, peneliti menggunakan peralatan gabungan seperti aeromagnetic dan aerogravity, satelit, dan gambar. Mereka melakukan pemetaan dengan memberikan tanda dari satu lokasi ke satu lain di atas struktur bongkahan es.

"Kami awalnya tidak mengharapkan penemuan seperti ini dengan jumlah tersebut. Kami juga menduga ada lebih banyak lagi vulkanik tersebar di dasar laut di bawah bongkahan es, sehingga saya pikir sangat mungkin wilayah ini akan berubah menjadi wilayah terpadat gunung berapi di dunia," jelas Robert Bingham salah satu penulis kajian tersebut sebagaimana dikutip okezone, Rabu (16/8/2017).

Hanya saja, dari penemuan tersebut para peneliti tidak bisa menentukan apakah merapi tersebut aktif atau tidak. Tetapi, dengan adanya penemuan baru ini akan membantu para ahli sains meneliti pertumbuhan lapisan batu es di area tersebut. Walaupun, vulkan tersebut tidak aktif, namun mereka bisa meningkatkan suhu panas hingga es mencair ke dalam samudra.

"Area dengan vulkanik terbesar di dunia ini membuat lapisan es yang menutupinya hilang dan ini terjadi setelah Ice Age. Teori tersebut disimpulkan karena tanpa adanya lapisan es di atas mereka, pasti ada tekanan yang terjadi di area tersebut sehingga vulkanik menjadi aktif," jelas Robert.

Antartika pun kini menjadi tempat idaman para peneliti dunia dan juga wisatawan. Kehadiran vulkanik ini memberikan sensasi pertualangan mendebarkan bagi pencinta wisata ekstrem, apalagi merapinya masih belum memiliki status pasti akan keaktifannya.(kt12)



Editor : kt12
Kategori : IPTEK
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Senin 29 November 2021
Hadirkan 7 Narasumber, Forum Pembauran Kebangsaan Riau Gelar Rakor Penguatan Organisasi

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top