Senin, 24 Januari 2022

Breaking News

  • Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai   ●   
  • Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai   ●   
  • Hadirkan 7 Narasumber, Forum Pembauran Kebangsaan Riau Gelar Rakor Penguatan Organisasi   ●   
  • Dipimpin Kombes Retno Dwiyanti, Polda Riau Kirimkan 9 Delegasi Polwan pada Gelaran The 58th IAWP 2021   ●   
  • Sosialisasi Pembauran dan Kewirausahaan ke Sekolah, Siswa SMA Santa Maria dan SMA 1 Pekanbaru Antusias Sambut Tim FPK Riau   ●   
UKM di Meranti Belum Maksimal Kembangkan Sagu
Jumat 04 Agustus 2017, 09:28 WIB

SELATPANJANG - Sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di KabupatenKepulauan Meranti dinilai belum berdaya dalam pengembangan jenispangan berbahan baku sagu. Untuk itu pemerintah daerah terus berupayamelakukan pembinaan serta mengatasi kendala pelaku usaha.

"Potensi Sagu yang melimpah ruah di Kepulauan Meranti belumtermanfaatkan secara optimal oleh UKM, khususnya untuk produksi anekamakanan dan minuman," kata Yulian Norwis SE MM, Sekda KepulauanMeranti, saat membuka Pelatihan Pengelolaan Aneka Makanan BerbahanBaku Sagu di Selatpanjang, Kamis 3 Agustus 2017.

Seperti diketahui, luas kebun Sagu di Kabupaten Kepulauan Merantimencapai 38 ribu hektar dan mampu menghasilkan produk tepung Sagukering sebanyak 200 ribu ton pertahun.Bukti potensi itu belum termanfaatkan dengan optimal, dapat diukurdengan masih sedikitnya UKM yang secara konsisten dan berkesinambunganmemproduksi makanan dan minuman berbahan dasar Sagu.

Selain ituproduksi makanan Sagu yang dihasilkan masih belum beragam dan dikemassecara menarik dan higienis.

"Padahal jika Sagu diramu sedemikian rupa, akan menjadi makanan danminuman yang sangat nikmat, serta memiliki nilai ekonomi tinggi danyang tak kalah penting paling sehat untuk dikonsumsi," ujarnya.

Menurut Sekda, kegiatan pelatihan ini sangat baik guna memberikanpengetahuan bagi pelaku UKM agar dapat mengkreasikan Sagu menjadiberbagai jenis produk makanan. "Ini merupakan peluang besar yang harusdiangkat, terutama dalam menciptakan ketahanan pangan," ucapnya.

Sekda berharap produksi makanan berbahan dasar Sagu dapat ditingkatkansebagai sebuah andalan daerah, yang mampu menciptakan ketahanan panganlokal, meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan dapat menjadi cirikhas Kepulauan Meranti dimata para wisatawan.

"Mari kita tingkatkan semua produk pangan Sagu sebagai andalanKepulauan Meranti, mulai dari mencukupi pangan lokal dan menjadioleh-oleh khas bagi para wisatawan," ajak Sekda.

Selain itu, Sekda berharap OPD terkait dapat bersinergi dengan pelakuusaha dalam rangka pembinaan dan memfasilitasinya dalam mengembangkanproduk makanan olahan Sagu, seperti melibatkan pihak ketiga yang sudahberpengalaman dalam membuat kemasan yang menarik dan higienis, membuatproduk lebih tahan lama (awet) dan memperkenalkan produk denganmengikutsertakan para pelaku UKM di berbagai iven pameran.

Sekda juga berharap, Sagu yang merupakan hasil perkembunan andalanKepulauan Meranti, benar-benar menjadi sektor yang mampu menekan angkakemiskinan, yang didukung oleh industri-industri yang cukup besar yangmampu menghasilkan berbagai turunan Sagu sebagai nilai tambah yangberdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti, Drs M AzzaFaroni mengatakan, akan terus berupaya untuk melakukan pembinaankepada para pelaku usaha, khususnya pelaku usaha makanan berbahandasar Sagu, seperti dalam pelatihan kali ini.

"Seperti dengan melibatkan pihak Cake Pisang Jaya Batam yang memilikiberbagai pengalaman dalam pengelolaan kue, dan juga akan membantudalam memperkenalkan kue olahan Sagu Kepulauan Meranti untukdipasarkan," ujarnya.

Guna peningkatan mutu produksi makanan berbahan dasar Sagu,Disperindagkop UKM juga mengandeng Balai POM Pekanbaru dan DinasKesehatan selaku pihak yang dapat mengawasi tingkat higienitas dankesehatan dari produk makanan yang dihasilkan.Turut hadir saat pembukaan pelatihan itu, Asisten II Setdakab Ir AnwarZainal, Kepala Bappeda Ir Mamun Murod MM, Narasumber dari BPOMPekanbaru dan Disperindag Provinsi Riau, serta para pelaku UKM danunsur lainnya. (MC Riau/san)



Editor :
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Senin 29 November 2021
Hadirkan 7 Narasumber, Forum Pembauran Kebangsaan Riau Gelar Rakor Penguatan Organisasi

Kamis 26 Agustus 2021
Begini Cara Mengatasi Sertifikat Vaksin Tak Muncul di Pedulilindungi.id

Selasa 17 Agustus 2021
Vaksin Kemerdekaan Polda Riau Jangkau Masyarakat Pedalaman Suku Talang Mamak Inhu

Selasa 01 Desember 2020
Dibuka Gubernur, Kapolda Jadi Pembicara Seminar FPK Riau

Sabtu 28 November 2020
Kapolda Riau Terima Penghargaan Dari Menteri LHK RI

Selasa 13 Oktober 2020
Ini Cara LPPMS Lahirkan Bibit Potensial di Bbidang Kecantikan

Jumat 09 Oktober 2020
Tidak Ada Titik Temu Buruh dan Pengusaha Industri, Nasib Buruh Terus Terpinggirkan

Jumat 09 Oktober 2020
Donasi Noah Untuk Crew Band Indonesia

Jumat 09 Oktober 2020
Ratu Meta Kenalkan Goyang Hanpon

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top