Selasa, 27 September 2022

Breaking News

  • Gubri Syamsuar Bertemu Syekh Ariful Bahri dan Mahasiswa Riau di Madinah   ●   
  • BLT Gaji Atau BSU Tahap 3 Cair Hari Ini, Buruan Cek Rekening!   ●   
  • Pemko Pekanbaru Harap Bantuan APBN Bangun Pasar Cik Puan   ●   
  • Penyaluran Pertalite di Riau Sudah Mencapai 85 Persen, Stok Diprediksi Bertahan Hingga Oktober   ●   
  • Penyulingan LPG Bersubsidi Digrebek di Pekanbaru, Raup Untung Rp500 Juta   ●   
UKM di Meranti Belum Maksimal Kembangkan Sagu
Jumat 04 Agustus 2017, 09:28 WIB

SELATPANJANG - Sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di KabupatenKepulauan Meranti dinilai belum berdaya dalam pengembangan jenispangan berbahan baku sagu. Untuk itu pemerintah daerah terus berupayamelakukan pembinaan serta mengatasi kendala pelaku usaha.

"Potensi Sagu yang melimpah ruah di Kepulauan Meranti belumtermanfaatkan secara optimal oleh UKM, khususnya untuk produksi anekamakanan dan minuman," kata Yulian Norwis SE MM, Sekda KepulauanMeranti, saat membuka Pelatihan Pengelolaan Aneka Makanan BerbahanBaku Sagu di Selatpanjang, Kamis 3 Agustus 2017.

Seperti diketahui, luas kebun Sagu di Kabupaten Kepulauan Merantimencapai 38 ribu hektar dan mampu menghasilkan produk tepung Sagukering sebanyak 200 ribu ton pertahun.Bukti potensi itu belum termanfaatkan dengan optimal, dapat diukurdengan masih sedikitnya UKM yang secara konsisten dan berkesinambunganmemproduksi makanan dan minuman berbahan dasar Sagu.

Selain ituproduksi makanan Sagu yang dihasilkan masih belum beragam dan dikemassecara menarik dan higienis.

"Padahal jika Sagu diramu sedemikian rupa, akan menjadi makanan danminuman yang sangat nikmat, serta memiliki nilai ekonomi tinggi danyang tak kalah penting paling sehat untuk dikonsumsi," ujarnya.

Menurut Sekda, kegiatan pelatihan ini sangat baik guna memberikanpengetahuan bagi pelaku UKM agar dapat mengkreasikan Sagu menjadiberbagai jenis produk makanan. "Ini merupakan peluang besar yang harusdiangkat, terutama dalam menciptakan ketahanan pangan," ucapnya.

Sekda berharap produksi makanan berbahan dasar Sagu dapat ditingkatkansebagai sebuah andalan daerah, yang mampu menciptakan ketahanan panganlokal, meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan dapat menjadi cirikhas Kepulauan Meranti dimata para wisatawan.

"Mari kita tingkatkan semua produk pangan Sagu sebagai andalanKepulauan Meranti, mulai dari mencukupi pangan lokal dan menjadioleh-oleh khas bagi para wisatawan," ajak Sekda.

Selain itu, Sekda berharap OPD terkait dapat bersinergi dengan pelakuusaha dalam rangka pembinaan dan memfasilitasinya dalam mengembangkanproduk makanan olahan Sagu, seperti melibatkan pihak ketiga yang sudahberpengalaman dalam membuat kemasan yang menarik dan higienis, membuatproduk lebih tahan lama (awet) dan memperkenalkan produk denganmengikutsertakan para pelaku UKM di berbagai iven pameran.

Sekda juga berharap, Sagu yang merupakan hasil perkembunan andalanKepulauan Meranti, benar-benar menjadi sektor yang mampu menekan angkakemiskinan, yang didukung oleh industri-industri yang cukup besar yangmampu menghasilkan berbagai turunan Sagu sebagai nilai tambah yangberdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti, Drs M AzzaFaroni mengatakan, akan terus berupaya untuk melakukan pembinaankepada para pelaku usaha, khususnya pelaku usaha makanan berbahandasar Sagu, seperti dalam pelatihan kali ini.

"Seperti dengan melibatkan pihak Cake Pisang Jaya Batam yang memilikiberbagai pengalaman dalam pengelolaan kue, dan juga akan membantudalam memperkenalkan kue olahan Sagu Kepulauan Meranti untukdipasarkan," ujarnya.

Guna peningkatan mutu produksi makanan berbahan dasar Sagu,Disperindagkop UKM juga mengandeng Balai POM Pekanbaru dan DinasKesehatan selaku pihak yang dapat mengawasi tingkat higienitas dankesehatan dari produk makanan yang dihasilkan.Turut hadir saat pembukaan pelatihan itu, Asisten II Setdakab Ir AnwarZainal, Kepala Bappeda Ir Mamun Murod MM, Narasumber dari BPOMPekanbaru dan Disperindag Provinsi Riau, serta para pelaku UKM danunsur lainnya. (MC Riau/san)



Editor :
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi.katariau@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Berita Pilihan
Sabtu 27 Agustus 2022
PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sabtu 12 Februari 2022
HPN 2022, Jangan Ada Lagi Kriminalisasi Terhadap Pers

Jumat 11 Februari 2022
Rakernas PHRI II, ini kata Epyardi Asda :"Kedepannya Sumatera Barat Lebih Baik Lagi Dalam Menggerakkan Sektor Pariwisata".

Kamis 10 Februari 2022
Pendampingan ADM Penyelenggaraan Keuangan Desa oleh Tim Monev Kabupaten Solok

Rabu 09 Februari 2022
MOI Solok Resmi Mendaftar Kekesbangpol Kabupaten Solok, Yasri Irva :"MOI Siap Kawal Pemerintah".

Rabu 09 Februari 2022
Masalah Natuna, Alirman Sori : "Perkuat Keamanan Perbatasan Laut"

Rabu 09 Februari 2022
Dua Hari Lagi Shalat Jum'at Perdana di Masjid Asam Jao, Almito S.Pt : Mari Kita Ramaikan

Senin 07 Februari 2022
JUSUF RIZAL: KSPSI PERLU MELAKUKAN REENGINERING ORGANISASI HADAPI PERUBAHAN

Sabtu 05 Februari 2022
Masjid Ikhlas Asam Jao diresmikan, Gubernur Sumbar :

Jumat 14 Januari 2022
Berikan Penyuluhan ke PPL, Faperta UIR Teken MOA dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai

Copyrights © 2020 All Rights Reserved by PT. KATA RIAU MEDIA
Scroll to top