ASN atau PNS Jangan Hanyut Dalam Euforia Politik
Kamis, 18/04/2019 - 15:35:32 WIB

 

Katariau.com,Jakarta - Pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden hampir selesai. Meski  begitu, seluruh aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) tetap diminta bersikap netral dan jangan hanyut dalam euforia politik 5 tahunan.

"Saya minta seluruh ASN untuk tidak masuk dalam hiruk-pikuk daripada opini politik yang masih berlangsung sampai sekarang. Dan Insyaallah ini akan selesai pada waktunya," hal ini ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Syafruddin meminta pihak yang bertanggung jawab di masing-masing kementerian maupun lembaga (K/L) mengawasi para anak buahnya dalam menjaga netralitas pasca Pilpres.

"Kepada pimpinan kementerian/lembaga pemerintah, provinsi dan pemda untuk mengawasi kembali ASN kita untuk betul-betul kembali kepada petugas negara. ASN itu kan petugas negara," paparnya.

Dia memahami bahwa ASN memiliki hak politik. Hanya saja katanya, hal itu  cukup disalurkan di bilik suara. Selesainya pilpres ini, ASN ditekankan kembali melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. 

"Saya tekankan, dalam menghadapi konstelasi politik agar ASN netral. Hal ini sudah berkali-kali saya sampaikan. Alhamdulillah saya katakan bahwa ASN walaupun punya hak politik, tapi hanya bisa digunakan di bilik suara, tidak politik praktis," tambahnya. (Ismail/red)  






comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved