Premium Masih Langka di Lampung dan Riau
BPH Migas Sebut Pertamina Kurangi Pasokan
Rabu, 07/03/2018 - 14:22:01 WIB

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendapati kelangkaan Bahan Bakar Khusus (BBK) penugasan jenis Premium yang terjadi di hampir semua Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Bandar Lampung dan Riau. Salah satu sebab kelangkaan adalah pengurangan pasokan di wilayah tersebut.

Asal tahu saja, berdasarkan Keputusan Kepala BPH Migas tentang Alokasi Volume Penugasan dan Penyalur PT Pertamina untuk melaksanakan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan Tahun 2018, alokasi volume penugasan pada Pertamina (Persero) yang diberikan untuk melaksanakan penyediaan dan pendistribusian tahun ini sebesar 7,5 juta kl dengan rincian per kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia.

Komite BPH Migas Hendry Ahmad mengatakan, dari hasil pengawasan ada dua situasi terjadi saat kelangkaan BBK penugasan. Pertama, ada di beberapa wilayah yang khawatir kuota premium tidak cukup sampai akhir tahun.

"Ini ada upaya pengurangan pasokan. Kedua, SPBU exisiting memilih menjual Pertlaite dan Pertamax dibandingkan Premium. Karena margin Premium Rp280 per liter kalau Pertalite Rp400 per liter," tuturnya, di Gedung BPH Migas, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Oleh karena itu, BPH Migas meminta supaya Pertamina tidak mengurangi suplai ke beberapa daerah. Pasalnya, meski saat ini sudah banyak masyarakat yang sadar akan BBM berkualitas, tetap masih banyak yang membutuhkan Premium.

"Dari apa yang ditetapkan Kabupaten Kota di luar Jamali, kuota tetap ini sudah bicara dengan Pertamina jangan dikurangi suplainya," tuturnya dilansir okezone.com.(kt10)






comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved