11 Orang Tewas Akibat Siklon Mekunu di Oman dan Yaman
Rabu, 30/05/2018 - 15:20:19 WIB

Muscat - Siklon Mekunu yang menerjang Oman bagian selatan dan Pulau Socotra di Yaman menewaskan 11 orang termasuk seorang bocah perempuan berusia 12 tahun. Topan ini membawa angin kencang dan hujan deras yang memicu banjir di sejumlah area.

Seperti dilansir AFP, Rabu (30/5/2018), topan Mekunu menerjang wilayah Dhofar dan Al Wusta di Oman pada Jumat (25/5) pekan lalu, dengan membawa angin kencang berkecepatan 170 kilometer per jam. Sehari sebelumnya atau pada Kamis (24/5) lalu, topan Mekunu menerjang wilayah Socotra di Yaman.

Otoritas Pertahanan Sipil Oman melaporkan empat korban tewas akibat topan Mekunu. Dua korban tewas yang pertama dilaporkan terdiri atas seorang pria yang tidak disebut namanya dan seorang bocah perempuan berusia 12 tahun.

"Korban tewas ketiga merupakan seorang pria Asia yang menghilang, tapi jenazahnya ditemukan pada Sabtu (26/5) lalu di Dhofar," tutur juru bicara Otoritas Pertahanan Sipil Oman, Letnan Kolonel Saeed Al Badaei, dalam konferensi pers.

"Korban (tewas) keempat adalah seorang pria muda Oman yang tersapu arus banjir, (saat ada) di dalam mobilnya," imbuhnya.

Dilaporkan Daily Mail, topan Mekunu memicu kerusakan pada sejumlah gedung dan menumbangkan lampu jalanan di Oman. Topan kuat ini dilaporkan membawa curah hujan 11 inch di kota Salalah, kota terbesar ketiga di Oman pada Sabtu (26/5) lalu. Curah hujan setara untuk tiga tahun itu, turun hanya dalam sehari di Oman.

Akibat topan ini, selokan yang kering berubah seperti sungai dengan arus deras. Banjir bandang dilaporkan menerjang sejumlah ruas jalanan dan mengenangi area lainnya di Oman. Ribuan warga kehilangan akses pada listrik dan layanan komunikasi akibat topan ini.

Dalam pernyataan terpisah, Gubernur Socotra di Yaman, Ramzy Mahrous, menyebut korban tewas akibat Mekunu di wilayahnya mencapai tujuh orang, hingga Minggu (27/5) waktu setempat. Tujuh korban tewas itu terdiri atas lima warga Yaman dan dua pelaut India. Sedikitnya delapan pelaut India lainnya masih dinyatakan hilang.

Bagian selatan Socotra terisolasi akibat topan ini, dengan otoritas setempat terus berupaya memulihkan akses ke area itu. Sekitar 1.000 keluarga di Socotra terpaksa dievakuasi karena rumah mereka rusak. Jalanan utama menuju bandara di Hadibo sempat ditutup, sebelum akhirnya dibuka kembali.

Pada Sabtu (26/5), topan Mekunu menerjang Empty Quarter di Arab Saudi, masih dengan membawa hujan deras dan angin kencang. Badan Meteorologi Saudi melaporkan angin dengan kecepatan 60 kilometer per jam memicu badai pasir di kawasan itu.

Dalam pernyataan pada Minggu (27/5) waktu setempat, otoritas Oman menyatakan efek langsung dari Mekunu telah berakhir. Topan Mekunu telah diturunkan levelnya menjadi kategori 'depresi dalam'. Namun hujan lebat dan angin kencang masih bisa berlanjut. (dtc)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved