Rupiah Ditutup Melemah 13 Poin
Senin, 14/05/2018 - 17:03:22 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA -Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 13 poin atau 0,09% ke level Rp13.973 per dolar AS.Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat 3 poin atau 0,02% di Rp13.957 per dolar AS pada perdagangan hari ini, speerti dilansir bisnis, Senin (14/5/2018).
 
Nilai tukar rupiah berbalik melemah dan turun 15 poin atau 0,11% ke Rp13.975 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (14/5/21018).
 
Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 17 poin atau 0,12% ke level Rp13.977 per dolar AS.
 
Sementara itu, Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Senin (14/5/2018) di Rp13.976 per dolar AS, terapresiasi 72 poin atau 0,51% dari posisi Rp14.048 pada Jumat (11/5).

Kurs jual ditetapkan Rp14.046 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.906 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp140.

Sedangkan Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.976 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (14/5/2018).

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau menempatkan Jisdor di Rp13.976 per dolar AS, terapresiasi 72 poin atau 0,51% dari posisi Rp14.048 pada Jumat (11/5).

Sebelumnya, rupiah diprediksikan bergerak mixed dengan kecenderungan terapresiasi terhadap dolar AS dalam perdagangan hari ini.Range rupiah hari Senin diperkirakan sekitar Rp13.915 hingga Rp14.000.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan secara teknikal, pada USDIDR daily chart terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan bagi rupiah terhadap dolar AS. Sedangkan indikator stichastic dan RSI masih berada di area netral.

Sementara itu sentimen domestik, diharapkan aksi teror bom yang terjadi di Surabaya mampu ditangani dengan baik oleh aparat keamanan, sehingga situasi dan kondisi keamanan dalam negeri tetap kondusif bagi pasar.

Selain itu, para pelaku pasar menantikan data neraca perdagangan per April pada Selasa yang diproyeksikan mengalami peningkatan surplus dari $1,09 miliar menjadi $1,1 miliar.

Adapun data-data makorekonomi global pada Senin diproyeksikan tidak memberikan high market impact sehingga para pelaku pasar sebaiknya mencermati berbagai sentimen yang ada.

Sementara itu, secara eksternal isu kenaikan suku bunga The Fed, perang dagang antara AS dengan China dinamika geopolitik yang terjadi terutama di kawasan Timur Tengah akan memengaruhi pergerakan dolar AS terhadap berbagai instrumen lainnya, termasuk rupiah.(kt5)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved