Hadapi Ramadan, Bahan Pokok Disebar April
Jumat, 30/03/2018 - 23:03:06 WIB

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengumpulkan sejumlah asosiasi produsen bahan pangan pokok di kantornya untuk rapat membahas persiapan menghadapi bulan Ramadan. Ia meminta para produsen untuk mendistribusikan bahan pokok ke seluruh gudang-gudang mereka di daerah mulai awal April mendatang.

Dengan begitu, Mendag berharap tidak terjadi kelangkaan pasokan yang diakibatkan oleh kendala logistik. "Sejak awal bulan April seluruh komoditi sudah tersebar di berbagai daerah sesuai potensi kebutuhan yang ada berdasarkan perkiraan pada tahun lalu," ujarnya, di Auditorium Kementerian Perdagangan, Rabu (28/3) dilansir republika.

Mulai 1 April pula, Mendag meminta produsen dan pedagang dapat menjual semua komoditi pokok sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan. Untuk gula kristal putih, Kemendag menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp11 ribu per liter, daging beku Rp80 ribu per kilogram. Sementara, untuk beras medium, HET yang ditetapkan mulai dari Rp 9.450 per kilogram.

Enggartiasto optimistis harga bahan pangan pokok tersebut dapat tetap terkendali jelang dan selama Ramadhan mengingat saat ini stoknya mencukupi.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Gula Indonesia (APGI) Pieko Njotosetiadi mengatakan, stok gula nasional saat ini tersedia sekitar 650 ribu ton. Sementara, kebutuhan gula nasional rata-rata 200-225 ribu ton per bulan. Selama Ramadan, menurut Pieko, konsumsi gula biasanya meningkat 10-20 persen.

Jika melihat kondisi stok gula nasional saat ini, jumlah tersebut sebenarnya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hingga Ramadhan. Sebab, Pieko menyebut, saat ini sudah tidak ada panen tebu. Panen diperkirakan baru akan terjadi pada akhir Mei mendatang.(kt11)






comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved