Kunjungi Desa Hidup Baru, Bupati Kampar Apresiasi Relawan Covid-19
Selasa, 19/05/2020 - 20:58:55 WIB

BANGKINANG KOTA - Bupati Kampar mengagumi gerakan masyarakat Desa Hidup Baru dalam upaya menghadapi serangan pandemi Covid-19. Kesiapan dan ketegasan relawan desa yang dilengkapi oleh personil dari TNI dan Polri pada pos penjagaan pintu masuk desa patut dicontoh oleh desa-desa lain dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini terlihat Selasa (19/05), saat memasuki pintu masuk Desa Hidup Baru, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, mobil Patwal yang berada di depan mobil Bupati Kampar diberhentikan oleh petugas pos jaga penanganan Covid-19 Desa Hidup Baru. Dengan sopan petugas penjaga pos pintu masuk tersebut meminta driver untuk berhenti dan meminta yang berada dalam mobil agar turun dan mencuci tangan pada air yang telah disediakan.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH yang menaiki mobil dinas Nopol : BM 1 F yang berada di belakang mobil Patwal terlihat langsung turun dari mobilnya.

Bupati terlihat berdiskusi dengan ibuk-ibuk memakai masker yang didampingi oleh personil TNI dan Polri. Setelah berdiskusi, Bupati Kampar diminta oleh relawan desa yang berada pada pos penanganan Covid-19 Desa Hidup Baru untuk segera mencuci tangan. Para penjaga pos pintu masuk desa tersebut juga meminta Bupati Kampar untuk mengecek suhu badannya.

Setelah dinyatakan aman, Bupati Kampar bersama rombongan dipersilahkan memasuki wilayah Desa Hidup Baru.

Saat menyerahkan bantuan hibah Pemkab Kampar untuk pembangunan Mesjid Baiturrahman Desa Hidup Baru Kecamatan Kampar Kiri Tengah, bupati menyampaikan apresiasi terhadap pergerakan dan perjuangan masyarakat Desa Hidup Baru dalam penangan Covid-19. Terutama dalam hal membuat dan memfungsikan posko penanganan Covid-19.

Bupati menyampaikan kepada masyarakat Hidup Baru, saat ini Kabupaten Kampar sudah ditetapkan sebagai daerah yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berdasarkan SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Dengan diberlakukannya PSBB, Bupati meminta masyarakat untuk mematuhi protokoler kesehatan. Masyarakat diminta untuk berada di rumah saja. Jangan keluar rumah jika tidak penting. Jika terpaksa keluar rumah, maka wajib pakai masker. "Tolong jaga jarak aman, rajin cuci tangan, makan makanan bergizi untuk menjaga imun atau ketahanan tubuh, sehingga kita tidak mudah diserang virus corona," ungkap bupati.

Sementara itu, Kepala Desa Hidup Baru, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Miftah Muhariyanto mengatakan, Desa Hidup Baru sudah mendirikan dua posko penaganan Covid-19 pada pintu masuk desa. Satu posko berada pada pintu masuk pada perbatasan desa, seperti Desa Bina Baru. Sedangkan satu posko pada pintu keluar yang menembus ke pasar Kampa.

Dikatakannya, dua posko tersebut didirikan dari swadaya masyarakat. Posko dijaga 24 jam dengan 3 shift. Pagi-siang dijaga oleh ibuk-ibuk, siang-malam dijaga oleh pemuda dan bapak-bapak, dan shift malam-pagi juga dijaga oleh pemuda dan bapak-bapak.

Miftah juga mengaku telah membentuk 60 orang relawan desa. Para relawan bekerjasama dengan mengedepankan sikap gotong-royong.*




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved