Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan PSBB
Senin, 18/05/2020 - 19:30:51 WIB
 Bupati saat memimpin rapat persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kampar, Senin (18/05) di ruang rapat lt.3 Kantor Bupati Kampar.
Bupati saat memimpin rapat persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kampar, Senin (18/05) di ruang rapat lt.3 Kantor Bupati Kampar.

BANGKINANG KOTA - Bupati Kampar mengajak semua tim yang tergabung dalam tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kampar dapat bersatu padu dalam satu kesatuan, saling tolong-menolong dan bahu membahu dalam melaksanakan tugas.

"Jika kita dapat melaksanakan tugas secara baik dan terukur, maka PSBB di Kabupaten Kampar dapat kita laksanakan secara efektif dengan hasil yang maksimal," kata bupati saat memimpin rapat persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Kampar, Senin (18/05) di ruang rapat lt.3 Kantor Bupati Kampar.

Bupati menyampaikan, bahwa selama 14 hari di masa PSBB tidak boleh santai melaksanakan tugas untuk menyelesaikan persoalan masyarakat. Semua personil diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya.

Pos check point di pintu masuk perbatasan Sumbar, perbatasan Tapung dan perbatasan Pekanbaru dan beberapa pos check point pada pintu masuk wilayah Kampar yang dirasa perlu diharapkan sudah berjalan mulai Selasa (19/05/20).

Di hadapan tim gugus penanganan Covid-19 Kabupaten Kampar, bupati menginstruksikan, agar pada pos check point seluruh personil harus disiapkan dan dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. "Tolong perhatikan juga konsumsi personil di lapangan. Jangan sampai personil kehabisan dan mengalami kelangkaan bahan makanan pokok," ungkapnya.

Bupati juga menginstruksikan agar tim selalu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang diberlakukannya PSBB di Kabupaten Kampar saat ini. "Mari selalu berdiam di rumah. Jika wajib keluar rumah, maka masyarakat wajib memakai masker," tambahnya.

Kepada seluruh camat, lanjutnya, bekerja ekstra dan serius bekerja dalam menangani pandemi Covid-19. Seluruh camat diminta selalu berada di wilayah kerjanya masing-masing. Kemudian selalu berkordinasi dengan seluruh kepala desa untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Camat diharapkan aktif turun dan menyelesaikan persoalan masyarakat bersama kepala desa. Camat harus selalu melakukan cek langsung ke desa. Camat harus mampu berkordinasi dan berdiskusi dengan kepala desa untuk menyelesaikan dan mencari solusi terhadap persoalan yang dialami oleh masyarakat.

Mengenai bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat diharapkan dapat tersalur secara baik dan benar. "Tolong diperhatikan secara serius dan fokus terhadap persoalan pendataan. Jangan ada masyarakat yang berhak tidak terdata sebagai penerima bantuan sosial sebagai masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19. Jika ada masyarakat yang tercecer, tolong diperbaiki pendataannya. Diskusikan bersama Kades untuk mencarikan solusinya. Jika Camat dan Kades tidak mampu mencarikan solusinya, tolong sampaikan kepada kita agar bisa kita berikan solusinya," harap bupati.

Bupati mengajak seluruh tim untuk menimbulkan kesadaran dari dalam diri masing-masing. Sabar dan amanah serta bertanggung jawab terhadap jabatan yang kita emban, ajak Catur.*




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved