Warga Kampar Kiri tak Berani ke Ladang, Tim Gabungan Mulai Buru Beruang Maut
Rabu, 04/10/2017 - 11:36:48 WIB

PEKANBARU- Lebih dari 20 aparat gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Polsek Kampar Kiri dan Satpol PP Kabupaten Kampar dikerahkan ke Desa Teluk Paman, Rabu (4/10/17) untuk memburu beruang yang kemarin menyerang warga dan mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

Menurut Humas BBKSDA Riau Dian Indriati, upaya penangkapan beruang liar dilakukan dengan memasang perangkap di lokasi penyerangan. Selain itu, juga disiapkan senjata dari aparat kepolisian untuk mengantisipasi situasi yang tak terkendali.

“Prosedurnya kita pasang perangkap besi, tetapi untuk mengantisiapsi situasi yang tak terkendali, kita dibantu aparat kepolisian dan TNI,” tuturnya menjawab riauterkini.com.

Sementara itu, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Jhon Firdaus mengungkapkan, bahwa pihaknya mengirim lima personil untuk membantu upaya penangkapan beruang yang telah menyerang dua warga Teluk Paman. Selain itu, juga dibantu personil Koramil Lipat Kain dan Satpol PP Kampar.

“Ada banyak juga warga yang membantu kami untuk melakukan upaya penangkapan. Semoga bisa cepat tertangkap untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,” tuturnya.

Serangan beruang terhadap Saruli (60) dan istirnya Binua (55) yang menewaskan Binua membuat warga Teluk Paman trauma. Mereka kini tidak berani pergi ke ladang. Takuk bertemu dengan binatang buas dan menjadi korban serangan berikutnya.

“Warga kami belum berani ke ladang. Dan memang kami himbau untuk tidak ke ladang dul karena beruangnya belum tertangkap,” ujar Kepala Desa Teluk Paman Reno Candra riauterkinicom melalui sambungan telephon.

Menurut Kades Reno Candra, warga baru diperbolehkan pergi ke ladang jika nanti upaya penangkap berhasil dan beruangnya sudah tidak ada lagi di kawasan tersebut. Jika pun harus ke ladang, mereka akan melakukan secara beramai-ramai. Tidak berani seorang diri.

Sementara mengenai jejak keberadaan beruang, Reno mendapat informasi dari warga, bahwa subuh tadi masih terdengar suara deruman khas beruang. Artinya, ada kemungkinan binatang buas tersebut belum pergi jauh.(rtc)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved