Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Muara Takus 2018
Selasa, 30/10/2018 - 14:37:01 WIB

INHU - Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK memimpin langsung upacara Apel Gelar Pasukan dalam Rangka Operasi Zebra Muara Takus 2018 dengan tema "Penegakan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas", Selasa (30/10/2018) sekitar pukul 08.15 WIB di Lapangan Apel Mapolres Inhu.

Sebagai Perwira Apel Kasat Lantas Akp Oka Mahendra Syahrial, SE SIK, Komandan apel Ipda Edi Dalianto.

Dihadiri juga Waka Polres Inhu Kompol Roni Syahendra SH SIK, Wakil Bupati Inhu H Khairizal SE MSi, Dandim 0302 Inhu Letkol Inf Hendra Roza SIP, Perwakilan Kejaksaan Negeri Inhu Kasi Barang Bukti Andi SH, Perwakilan Dishub Mijan SE, Perwakilan Pengadilan Negeri Rengat, Humas Pengadilan Imanuel MP Sirait SH dan Para Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Inhu.

Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK membacakan amanat Kepala Korsp Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Drs Refdi Andri MSi mengatakan, Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2018 yang akan digelar mulai tanggal 30 Oktober hingga 12 November 2018 di seluruh Polda.

Khusus Polda NTB dan Polda Sulteng tetap melaksanakan Operasi Zebra, namun dengan cara bertindak simpatik, membantu pemulihan penanganan pasca bencana dan bergabung dengan Satgas tanggap bencana lainnya.

Ditambahkan Kapolres, gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

"Perlu diketahui bersama bahwa data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2017 adalah sebanyak 2.097 kejadian, mengalami penurunan sebanyak 863 kejadian atau turun 41% apabila dibandingkan dengan periode yang sebelumnya tahun 2016 sebanyak 2.960 kejadian," ujar kapolres.

Lebih jauh dijelaskan, jumlah korban meninggal dunia pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2017 adalah sebanyak 388 orang, mengalami penurunan sebanyak 261 orang atau turun 67% dibandingkan periode sebelumya di tahun 2016 sebanyak 649 orang.

Jumlah pelanggaran lalu lintas Operasi Zebra tahun 2017 sebanyak 1.069.541. Sedangkan pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sebanyak 356.101, mengalami peningkatan sebanyak 713.440 atau 200% dengan jumlah tilang sebanyak 801.525 lembar dan teguran sebanyak 178.016 lembar, sedangkan tahun 2016 jumlah tilang sebanyak 228.989 dan teguran sebanyak 127.112.

Amanat UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Resolusi PBB tentang Decade Of Action dan dijabarkan melalui Keppres Nomor 4 tahun 2011 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas (RUNK). Di tahun 2017 pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 2017 tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Semua itu merupakan langkah-langkah kepedulian negara untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (kamseltibcar lantas), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik," jelas Kapolres.(hrc)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved