Semua Jenis Cabai di Pasar Tradisional Siak Alami Kenaikan Harga
Sabtu, 07/10/2017 - 14:55:10 WIB

SIAK - Harga cabai di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Siak kini mulai naik harganya.  Pada Jumat (6/10/17), harga cabai berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu.

Ibu-ibu rumah tangga di Pasar Raya Belantik, pasar tradisional terbesar di Kota Siak Sri Indrapura itu rata-rata mengeluh. Karena dua hari belakangan, mereka masih membeli cabai merah seharga Rp 30 ribu per kilo, kini naik hampir 50 persen.

"Waduh, kok tiba-tiba naiknya tinggi kali. Baru dua hari lalu masih Rp 30 ribu, kini sudah Rp 50 ribu. Susah awak harganya selangit juga," kata Yanti, yang membeli cabai di lapak milik Madi, pasar Belantik.

Melonjaknya harga cabai tersebut menjadi pembicaraan hangat di pasar itu. Para penjual hanya bisa mengatakan, modalnya semakin tinggi kalau cabai diantarkan oleh distributornya sejak dua hari lalu.

"Biasanya naik harganya kan Rp 1000 atau Rp 2000 paling tinggi, ini kok langsung naik banyak," timpal Ramlah, yang juga sedang memilih cabai merah.

Informasi yang dihimpun di pasar itu, rata-rata seluruh jenis cabai naik harga. Cabai asal Bukitttinggi Sumatera Barat juga seharga Rp 50 ribu per kilo. Sedangkan cabai asal Medan dan kabupaten Siak sendiri juga sama. Namun, beberapa cabai asal Medan dan Siak yang tampak sudah tak segar lagi, seharga Rp 40-45 ribu.

Madi mengungkapkapkan, sebagai penjual dia pun mengurangi stok. Sebab, distribusi cabai ke lapaknya tetap lancar selama ini. Namun, dari penyuplai barang harga juga dipatok semakin tinggi.

"Memang dari sananya begitu Bang, jadi gimanapun kami terpaksa naikan harga. Gara-gara mahal inilah saya kurangi mengambil stok. Tadi hanya saya ambil 10 Kg saja," kata dia.(src)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved