Politik Uang akan Gencar Pada Pilkada Satu Putaran
Kamis, 08/10/2015 - 09:16:38 WIB
<br>

JAKARTA-ketua Badan Pengawas Pemilu, Muhammad mengatakan, politik uang dalam pemilu bukan hanya sebuah pelanggaran, namum sudah masuk ranah kejahatan besar. Perlu adanya tindakan tegas untuk para calon yang melakukann tindakan tidak terhormat itu pada pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Tentu pilkada ini potensi politik uang lebih besar karena satu putaran," kata Muhammad, Rabu (7/10/2015).

Ia menilai, pada pilkada serentak yang akan diselenggaralan pada tanggal 9 Desember itu akan memiliki pontensi politik uang yang lebih besar dari sebelumnya. Dengan hanya satu putaran, akan membuat para calon berlomba mengeruk suara pemilih untuk memdukung mereka agar bisa unggul meski hanya dengan selisih satu suara.

"Oleh karena itu kita mengajak semua untuk bersama-sama melakukan pengawasan," kata ketua Bawaslu.

Ia menghimbau, bahwa untuk penyelenggaraam pilkada yang sehat dan bersih dari unsur politik uang sangat diperlukan kontribusi masyarakat. Ia meminta seluruh masyarakat tidak terjebak dalam koridor yang tidak bermartabat.(kt4)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved