Peraih Beasiswa CD PT RAPP
Sundari Tak Perlu Kerja Lagi untuk Lanjutkan Sekolah
Minggu, 05/11/2017 - 15:33:01 WIB

PANGKALANKERINCI - Senyuman tak lepas dari wajahnya saat menerima beasiswa. Sambil tersipu malu, Sundari yang ditemani  sang ayah bercerita tentang perjuangannya meraih beasiswa Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) Town Site 2, Pangkalan Kerinci.

Pelajar berusia 19 tahun ini sekarang tercatat sebagai siswi kelas 11 jurusan IPS di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pangkalan Kerinci. Usianya memang sedikit diatas usia teman teman dikelasnya karena ia sempat berhenti bersekolah setelah tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Mimpinya untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA waktu itu harus tertahan karena keterbatasan biaya kedua orang tuanya yang hanya berprofesi sebagai petani. Hal ini pastinya membuat hati orang tua Sundari, Jaelani (64). sedih.

Semangat dan tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikannya, Sundaei memutuskan untuk bekerja di kantor Desa Sering, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan selama satu tahun. Ia mampu mengumpulkan uang sebanyak 2 juta rupiah yang digunakannya untuk melanjutkan sekolah SMA.

Setelah cukup, ia pun akhirnya berhasil masuk ke SMAN 1 Pangkalan Kerinci. Walaupun sudah 2 tahun mengganngur, Sundari tetap berprestasi sehingga mendapatkan beasiswa untuk meringankan biaya pendidikannya.

"Beasiswa ini turut membantu meringankan beban orang tua. Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya beasiswa tersebut. Alhamdulillah. Dulu setelah lulus SMP, saya tidak bisa melanjutkan langsung ke SMA karena masalah biaya. Saya senang bisa sekolah dan sekarang kelas 12 masih berlanjut,” ujar Sundari.

Setelah menyelesaikan SMA, Sundari berrharap untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Sundari berkata bahwa ia ingin melanjutkan kuliah ke Universitas Gajah Mada.

''Saya pengen lanjut kuliah ke UGM tahun depan, InsyaAllah. Persiapan yang saya akukan tentu nilai yang bagus harus dipertahankan juga menyiapkan mental. Kalau bisa juga mempertahankan juara di sekolah,'' harap Sundari.

Sundari berterimakasih dengan adanya bantuan beasiswa dari RAPP. Ia juga berharap bantuan beasiswa ini terus didapatkannya sampai perguruan tinggi.

''Semoga beasiswanya dilanjutkan sampai saya kuliah biar tidak perlu putus sekolah lagi,'' tuturnya.

Sundari bersama 300 siswa SMA dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari lima kabupaten di Riau, yakni Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti dan Kuansing menerima beasiswa dari Community Development (CD) PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Bantuan pendidikan ini diberikan pada Selasa, (31/10/2017) di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) Town Site 2, Pangkalan Kerinci.

''Kami berterimakasih sekali sama perusahaan sudah memberi beasiswa. Dia bisa lanjut sekolah. Harapan kita sangat besar sekali karena Sundari sering dapat juara di kelas. Kemarin aja dia dapat sepuluh besar,'' ujar Jaelani.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Drs Syafruddin Msi pemberian beasiswa kepada siswa SMA dan SMK di Pelalawan ini selaras dengan program pemerintah.

Ia apresiasi dengan perusahaan atas partisipasinya untuk memajukan pendidikan dan hal tersebut merupakan investasi demi mewujudkan generasi berdaya saing tinggi.

''Pelalawan sendiri memiliki program Pelalawan Cerdas yang diinisiasi oleh Bupati Pelalawan, H M Harris. Semua anak mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan berkualitas itu tanpa membedakan kelas sosial maupun tingkat perekonomian keluarga. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan RAPP kepada dunia pendidikan di Riau, khususnya Pelalawan,'' ujar Syafruddin.

Direktur CD RAPP, Marzum mengatakan keberlanjutan pendidikan generasi penerus bangsa bukan jadi perhatian pemerintah saja. Perusahaan juga harus bergerak mendukung pendidikan lewat program beasiswa. Beasiswa yang diberikan RAPP ini merupakan komitmen perusahaan bubur kertas dan kertas terhadap masyarakat, terutama pada dunia pendidikan di Riau.

''Kriteria peraih beasiswa ini adalah siswa yang kurang mampu dan memiliki kemauan yang kuat untuk sekolah. Beasiswa ini untuk siswa kelas 11 ke atas. Tahun 2017 ini, ada 300 siswa yang memperoleh beasiswa tersebut. Perusahaan tidak hanya memberikan beasiswa untuk tingkat menengah saja, tetapi juga untuk mahasiswa. Hal ini sesuai dengan prinsip 5C, baik untuk masyarakat (community), negara (country), iklim (climate), pelanggan (customer), barulah untuk perusahaan (company),'' pungkasnya. (rls)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved