Advertorial Pemprov Riau
Riau Terapkan Integrasi Informasi Wujudkan e-Goverment
Senin, 19/12/2016 - 21:55:58 WIB
Menpan RB RI Asman Abnur didampingi Gubri dan Kapolda Riau mengapresiasi pelayanan informasi teknologi dan komunikasi di Provinsi Riau<br>
Menpan RB RI Asman Abnur didampingi Gubri dan Kapolda Riau mengapresiasi pelayanan informasi teknologi dan komunikasi di Provinsi Riau

PEMERINTAH Provinsi Riau telah menjalankan sistem elektronik dalam kegiatan pemerintahan (E-Government) sejak dua tahun yang lalu. Itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengedepankan transparansi publik.

"Seluruh SKPD se-Provinsi Riau sudah menerapkan E-Government," kata Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.

Menurut dia, reformasi birokrasi yang dilatarbelakangi tuntutan terhadap terbentuknya sistem kepemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara lebih efektif, melahirkan inspirasi penyediaan data informasi dan media komunikasi yang transparan melalui E-Government.

Untuk diketahui, E-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya. Mulai dari urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan.

E-government (E-gov) intinya adalah proses pemanfaatan teknologi informasi sebagai alat untuk membantu menjalankan sistem pemerintahan secara lebih efisien. Karena itu, demikian Andi Rachman, ada dua hal utama dalam pengertian E-Government, salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi seperti internet sebagai alat bantu.

Kemudian yang kedua menurut dia adalah tujuan pemanfaatannya, sehingga pemerintahan dapat berjalan lebih efisien. Ketersediaan informasi yang transparan dan setiap saat dapat diakses oleh masyarakat, tentu akan membuat sistem pemerintahan lebih baik.

Untuk diketahui pula, bahwa Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Instruksi Presiden No.3 tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan E-Government Indonesia. Itu kemudian ditindak lanjuti oleh Pemerintahan Presiden Jokowi.

"Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah menjalankan E-Government. Semua sistem pemerintahan termasuk berkaitan dengan keterbukaan informasi publik telah dijalankan," kata Andi Rachman.(adv)

Edukasi Pemanfaatan Tekhnologi Internet
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Riau Yogi Getri mengatakan, peran kominfo ke depan tidak saja memberi layanan dan menyebaran informasi kepada publik, tapi juga mengedukasi masyarakat dan generasi muda bagaimana mampu memanfaat teknologi informasi secara cerdas.



"Sehingga generasi muda kita mampu bersaing di pasar global. Disamping itu kata Yogi Dinas Kominfo juga fokus untuk meningkatkan ketersediaan jaringan informasi komunikasi sampai ke pedesaan. Dengan cara inilah kita dapat meningkatkan sumber daya manusia yang siap dan mampu bersaing dengan negara lain didunia," katanya.

Makanya, lanjut dia, perlu adanya upaya peningkatkan akses masyarakat menuju birokrasi modern yang berbasis E-Government melalui program Diskominfo Provinsi Riau dan kabupaten/kota.

Berdasarkan penelusuran, penerapan E-Government oleh Pemprov Riau telah dijalankan dengan pemanfaatan teknologi informasi jejaringan internet. Semisal portal resmi pemda yakni riau.go.id yang menjaring seluruh informasi mulai dari tiap SKPD hingga pajak dan laporan kerusakan jalan dan infrastruktur.

Portal resmi ini juga memiliki kanal transparansi anggaran, produk hukum, hingga berbagai program kemasyarakat dan LPSE, bahkan termasuk informasi titik panas dalam upaya penanggulangan bencana kebakaran lahan dan kabut asap yang rutin terjadi di Riau.

E-Government juga membuat Pemprov Riau melalui Diskominfo menjaring informasi dari seluruh kabupaten/kota untuk kemudian disiarkan dalam webside yang dinamai mediacenter.riau.go.id. Webside pemberitaan resmi ini bahkan telah menempati posisi sebagai penjaring informasi terbaik dan paling berkualitas di Indonesia.(adv)

Tiap SKPD Diperkuat Tenaga IT
DINAS Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Riau telah membekali dua tenaga IT pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Itu dilakukan untuk mendorong penyempurnaan e-Government atau pemerintahan berbasis elektronik dan teknologi.



"Masing-masing SKPD sudah kami siapkan dua tenaga IT untuk bagian program dan jaringan ," ungkap Kadiskominfo Riau, Yogi Getri.

Untuk memonitor pengintegrasian website ini, setiap tiga SKPD mendapatkan satu pendamping dari Diskominfo secara langsung. Kemudian, setiap minggunya dilakukan evaluasi bersama. Sehingga, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda pengintegrasian.

"Kalau koneksi putus atau ada masalah lain, tim IT akan saling berbagi solusi. Ini di RSJ Tampan tinggal pengintegrasian saja, masih diproses," tutupnya.

Seperti yang dikatakannya, e-Government yang dicanangkan Pemprov Riau belum sepenuhnya sempurna. Sebab, dari 52 SKPD yang ada, masih ada enam SKPD yang belum mengintegrasikan aplikasi websitenya dengan Riau.go.id yang digawangi oleh Dinas Komunikasi dan Teknologi (Diskominfo) Provinsi Riau.

Adapun enam SKPD yang belum terintegrasi dengan Riau.go.id, yakni Badan Penghubung, Biro Organisasi, Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat, Biro Adminitrasi Kemasyarakatan, Rumah Sakit Jiwa Tampan, dan Rumah Sakit Petala Bumi. (Adv)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved