Advertorial Pemprov Riau
BKP2D Provinsi Riau Raih Juara 3 Kategori Implementasi Assessment Center pada BKN Award
Sabtu, 24/09/2016 - 18:09:41 WIB
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dampingi Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi saat kunjungan ke Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Provinsi Riau.<br>
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dampingi Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi saat kunjungan ke Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Provinsi Riau.

BADAN Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan BKN Award dengan mengumumkan pemenang penghargaan atas penilaian kualitas layanan kepegawaian unit-unit kepegawaian instansi/BKD melalui BKN Award. Ada 8 kategori  yang diperlombakan yaitu Kepegawaian, Pelayanan Pengadaan dan Kepangkatan, Pelayanan Pensiun, Implementasi Computer Assisted tes (CAT BKN), Implementasi Penilaian Kinerja, Implementasi Assessment Center, Pelaksanaan e-PUPNS, dan BKD Inovatif.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2016. Acara dibuka langsung  Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla sekaligus menyerahkan trofi BKN Award.

Dalam sambutannya Jusuf Kalla menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk mengubah karakter, harus lebih inovatif, dan kreatif melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental.

BKN Award sendiri merupakan penghargaan kepada instansi yang berhasil dalam menyelenggarakan manajemen ASN secara kreatif, inovatif, akuntabel, konsisten, sesuai dengan kaidah, norma, standar dan prosedur yang berlaku. Penghargaan diharapkan jadi motivasi bagi pengelola kepegawaian di instansi, mendorong kreatifitas dan inovasi, serta penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan manajemen ASN.

"Dalam Kategori yang dilombakan BKN tersebut BKP2D Provinsi Riau, meraih peringkat ke-3 (tiga) dalam kategori Implementasi Assessment Center. Hal ini merupakan suatu kebanggaan yang diraih oleh Provinsi Riau khususnya dibidang kepegawaian," ujar Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Pemberian award didasarkan pada tahap evaluasi terhadap hasil pembinaan manajemen kepegawaian yang dilakukan oleh Pemprov Riau selama tahun 2015 dan 2016. Tahap evaluasi ini seperti melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP) sebanyak 63 jabatan, seleksi lanjutan JTP Sekretaris Dewan, dan mengirimkan 6 Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengikuti Diklat jabatan fungsional asessor.

"Kita juga telah melaksanakan diklat bersama dengan BKN di Pekanbaru. Akhirnya, kita punya 13 assessor tersertifikasi serta melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Tinggi Madya (JTM)," terang Gubri.

BKN Award merupakan penghargaan kepada instansi yang berhasil dalam menyelenggarakan manajemen ASN secara kreatif, inovatif, akuntabel, konsisten, sesuai dengan kaidah, norma, standar dan prosedur yang berlaku. Penghargaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengelola kepegawaian di instansi, mendorong kreatifitas dan inovasi, serta penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan manajemen ASN.

UPT Assessment Dukung Pengembangan AC di Lingkungan Pemprov Riau
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Riau (BKP2D) saat ini gencar melakukan sosialisasi, pembinaan dan pelatihan Aparatur Sipil Negara (ASN). Tujuannya mendukung pengembangan Assessment Center (AC) di wilayah Provinsi Riau sebagai implementasi PP No. 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

"Sebagai langkah awal, sejak tahun 2015 lalu, BKP2D Riau tengah melakukan persiapan dalam mendukung pengembangan AC di Riau. Salah satunya, BKP2D Riau tengah membentuk Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Assessment dan Diklat BKP2D Riau di Jalan Ronggo Warsito Pekanbaru," sebut Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman.

Untuk itu BKP2D Riau saat ini tengah mempersiapkan pembangunan gedung. Serta perlengkapan sarana dan prasarana penyedian tempat pelatihan, pendidikan dan assessor yang dilakukan pada tahun 2016.

"Memasuki bulan November hingga Desember 2016 nanti, BKP2D juga akan memberikan peluang bagi Pejabat Esselon IV-A ke atas akan mengikuti assessment yang tengah disiapkan BKP2D Riau,"sebutnya.


Kepala BKP2D Pemprov Riau dalam sebuah acara memaparkan pentingnya assesment center.

Dengan telah tersusunnya suatu standar kompetensi jabatan struktural, maka dapat dilakukan penilaian yang lebih objektif terhadap calon-calon pemegang jabatan struktural. Hasil penilaian Assessor Meeting akan diserahkan kepada Gubernur Riau yang akan dijadikan bahan pertimbangan Gubernur.

"Selain itu BKP2D Riau tengah melakukan kerjasama dengan Kabupaten Kota di Riau. Untuk melakukan sosialisasi terbuka (Open Building) bagi pejabat tinggi pratama, seperti Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas (Kadis) dan Kepala Badan (Kaban) yang saat ini sudah dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil), Rokan Hulu (Rohul), Kepulauan Meranti, dan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai," ungkapnya

Gubri  yakin dalam waktu dekat, kabupaten kota lainnya untuk bersedia mendukung pelaksanaan program sosialisasi terbuka ini nantinya.

"Pembinaan, pendidikan dan pelatihan ASN dalam mendukung pelaksanaan pengembangan AC di BKP2D Riau sudah berjalan dalam 2 tahun terakhir ini," tambahnya. (Adv)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved