Advertorial Pemprov Riau
Assessment Center BKP2D Provinsi Riau Tingkatkan Profesionalitas ASN
Jumat, 23/09/2016 - 14:25:12 WIB
<br>

ASSESSMENT Center adalah suatu metode untuk memprediksi perilaku.  Prediksi diperoleh dengan beberapa simulasi oleh beberapa penilai untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menangani tanggung jawab di massa mendatang dengan menggunakan kriteria  kesuksesan dalam jabatan tersebut.

Pengembangan Assessment Center (AC)  di BKP2D (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah) Provinsi Riau saat ini terus dilakukan guna meningkatkan profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

"AC yang dilakukan oleh  BKP2D Riau pernah mendapat apresiasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).  Yakni dengan diberikannya BKN Award pada Rakor Kepegawaian Nasional tahun 2016 yang dilaksanakan pada 26 Mei lalu," sebut Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman.

BKP2D Riau telah menerapkan AC dalam penempatan jabatan eselon di lingkungan Sekretariat Daerah maupun pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada. Sehingga Pemprov Riau memiliki pejabat eselon yang kompeten dengan bidang kerjanya

"Pemerintah Provinsi Riau telah menyelenggarakan Diklat Assessor SDM Aparatur bagi ASN  yang telah disaring melalui Seleksi Assessor Provinsi Riau dalam rangka pengembangan AC," ujar Gubri.

AC merupakan metode yang berbasis kompetensi yang diartikan sebagai proses sistematis untuk menilai ketrampilan, pengetahuan dan kemampuan individu yang dianggap kritikal bagi keberhasilan kinerja yang unggul.

"Sebagai metodologi, Assessment Center melakukan evaluasi sesuai standar mengenai perilaku individu dengan menggunakan beragam simulasi dan instrumen tes perilaku," jelas Gubri.


Pengembangan Asesment Center BKP2D Provinsi Riau.

Melalui beragam materi tes, instrumen evaluasi kepribadian dan wawancara, para assesor yang terlatih melakukan obsevasi terhadap perilaku para peserta. Kemudian memberikan penilaian akhir assessment serta umpan balik pengembangan.

"Hasil nilai assessment dan umpan balik diharapkan akan memberikan sumbangan berharga bagi peningkatan mutu pegawai," ujarnya.

Assessment Center juga betujuan untuk memilih calon-calon pimpinan yang handal dan siap menghadapi tugas-tugas ke depan nanti.

"Selain itu AC juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan. AC dinilai perlu diberikan kepada setiap ASN agar lebih siap menghadapi tugas-tugas yang akan diberikan di kemudian hari," lanjutnya.

AC sebagai suatu metode digunakan dalam program pengembangan karir. Selain itu juga digunakan dalam proses seleksi dan penempatan karyawan/pegawai.



"Karena produk AC dinilai mampu menghasilkan mutu ASN yang lebih baik. Untuk itu Pemprov Riau melalui BKP2D Provinsi Riau telah melaksanakan Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Assessor bagi 14 orang yang telah lulus Seleksi Assessor pada bulan Juli 2016 lalu," kata Gubri lagi.

Diklat bagi 14 orang yang lulus seleksi Assessor ini akan berlangsung selama hampir 3 (tiga) minggu. Seleksinya difasilitasi oleh Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional dari Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Harapannya setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, seluruh peserta dapat memperkuat pembentukan dan pengembangan AC di Provinsi Riau kedepannya," ungkap Gubri. (Adv)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved