Advertorial Pemprov Riau
Wujudkan Kerja Nyata untuk Bangsa, Riau Terus Bersinergi dengan Pemerintah Pusat
Rabu, 24/08/2016 - 18:00:00 WIB
<br>

SAAT upacara memperingati HUT ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016) lalu, Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, kembali menegaskan kemerdekaan negara ini dari tangan penjajah merupakan anugerah yang didapat dari hasil perjuangan dan kerja keras para pejuang. Untuk itulah, di hari kemerdekaan ini dapat dijadikan momentum kerja nyata untuk Bangsa Indonesia.

Pada peringatan HUT ke-71 RI ini, Arsyadjuliandi Rachman juga ajak mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat memaknai kemerdekaan dan mengisinya dengan sabaik mungkin.

Gubri berpesan kepada generasi muda untuk menjaga perasatuan dan kesatuan Republik Indonesia (RI) yang ke 71 tahun dan memaknai kelima Pancasila sebagai lambang negara.

"Sampaikan kepada generasi baru kita untuk mengetahui makna dari kemerdekaan Indonesia, jangan sampai generasi yang baru ini tidak tahu akan makna semuanya," katanya.

Kemerdekaan yang membuat para pejuang bangga karena meraihnya sudah jadi tanggungjawab kita dan generasi muda untuk mengisinya dengan kinerja terbaik yang bisa diberikan bagi bangsa dan tanah air.

"Kemerdekaan ini didapat dengan usaha dan doa dari para pejuang. Semua ini didapat bukan dengan cara mudah. Berapa banyak korban nyawa, harta dan sebagainya. Karena itu, mari kita isi kemerdekaan ini dengan sesuatu yang positif, yang bisa terus mengingat kita akan jasa-jasa para pahlawan, untuk kita lanjutkan dengan kerja nyata," ucap Gubernur Riau.

Di Riau, upaya pemerintah bisa disebut sangat sungguh-sungguh dalam mengisi kemerdekaan. Semua pihak berupaya mewujudkan kerja keras yang nyata.

Komitmen Pemprov Riau adalah bagian dari upaya sinergitas antara pusat dan daerah. Begitu juga dengan rencana meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan program-program pusat di daerah.

"Kita harus bersenergi mendukung Nawacita  dan melanjutkan program-program melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD," kata Gubri.

Riau Dukung Program Pemerintah Sektor Maritim
Pemprov Riau sudah menyatakan siap untuk mendukung program yang diusung Pemerintahan Jokowi-JK terkait dengan sektor kemaritiman. Ini dinilai memiliki esensi positif dengan posisi Riau yang kental dengan wilayah pesisir.

"Saya yakin Riau mampu wujudkan program sektor kemaritiman yang diusung melalui kementerian terkait," kata Gubri lagi.

Menurut dia, Riau sangat mendukung dan cocok dengan program kemaritiman Pemerintah Pusat karena daerah tersebut, karena selain daerah itu kaya dengan sumber daratan juga tidak ketinggalan dengan potensi sektor laut atau maritim.

Sejauh ini, katanya, daerah tersebut sudah memiliki baseline pendataan terkait sektor kemaritiman.

Dia menjelaskan, sebenarnya pemerintah setempat sudah memulai melirik sektor ini dari lama, namun fokus pemerintah saat itu belum begitu mengarah kesana karena lebih melihat terhadap daratan. namun sekarang sektor maritim ini sudah mulai menjadi salah satu fokus.


Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menyalami kepala desa se-Riau saat pertemuan membahas pengembangan kawasan maritim.

Pemprov Riau pun menggenjot pembangunan jalan baru menuju wilayah pesisir yang ditetapkan sebagai daerah pengembangan ekonomi baru, karena memiliki pelabuhan.

Gubri mengatakan pengembangan jalan provinsi akan diarahkan menuju pesisir, seperti Kabupaten Siak, Pelalawan, dan Indragiri Hilir. Ketiga daerah tersebut juga tengah disiapkan sebagai poros maritim, karena memiliki pelabuhan yang potensial untuk dikembangkan.

Menurutnya, perbaikan jalan di Riau juga memerlukan bantuan dari pemerintah pusat, karena sebagian akses menuju pelabuhan dibangun dengan menggunakan APBN. Dia mencontohkan akses menuju Pelabuhan Kuala Enok yang yang sebagian dibangun dengan APBN, dan sebagian lainnya dengan APBD provinsi.

Untuk pengembangan yang menuju kepentingan nasional akan kami sinergikan dengan pemerintah pusat, karena sebagian infrastruktur telah dibangun dengan pendanaan dari APBN.

Dia menambahkan, sedikitnya ada enam kabupaten yang berada dikawasan pesisir di Riau yang termasuk urgen untuk dibenahi dan perkuat melalui sektor kemaritiman. Wilayah pesisir tersebut meliputi kawasan mulai dari utara Rokan Hilir hingga ke Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurutnya juga, Pelabuhan Kuala Enok dan Dumai, sudah menjadi prioritas dari 24 pelabuhan yang dicanangkan sebagai poros maritim oleh pemerintah pusat. Kepala Desa yang daerahnya berada di kawasan poros maritim, harus dapat mendukungnya. Terutama, daerah-daerah pulau dan perbatasan.


Pelabuhan Dumai.

"Mudah-mudahan ini (poros maritim, red), bisa dicapai. Karena hal ini bukan hanya untuk kepentingan Provinsi Riau, tetapi Indonesia," katanya.

Dilanjutkannya, Plt Gubernur Riau, kebijakan pemerintah pusat mempercepat pembangunan poros maritim ini, tentu akan memberikan dampak positif bagi daerah pesisir dan kepulauan.

Pada kesempatan itu, juga meminta dukungan kepada pemerintah kabupaten dan kota di Riau dalam pengembangan poros maririm. Terutama, daerah-daerah pesisir pantai.(Adv)






comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved