Advertorial Pemprov Riau
Pemprov Riau Himbau Semua Pihak Peduli Ekosistem Lingkungan Hidup
Selasa, 15/12/2015 - 16:00:00 WIB
<div align="justify"><b><i><font size="2">Plt Gubri Beri penghargaan pada acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2015 di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau.</font></i></b></div>
Plt Gubri Beri penghargaan pada acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2015 di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau.

AKHIR-akhir ini, Sumatera termasuk Riau
banyak dihadapkan oleh masalah-masalah lingkungan baik masalah
pencemaran air, udara, kerusakan hutan dan lain-lain sebagaiya.

Masalah-masalah
ini sangat kompleks, melibatkan banyak instansi, kepentingan pemerintah
daerah, kepentingan-kepentingan bisnis dan ekonomi masyarakat.

Penanganan
masalah juga menjadi sangat kompleks dan tidak bisa dilakukan sendiri
baik oleh KLH maupun Bapedalda provinsi atau Bapedalda Kabupaten/Kota.

"Sekarang
ini masyarakat juga sangat kritis dan mulai menyadari haknya untuk
mendapat lingkungan yang bersih dan sehat sehingga banyak tuntutan
kepada pemerintah untuk dapat menangani permasalahan lingkungan secara
cepat dan tuntas," ujar Plt Gubri.

Demikian dikatakan Pelaksana
tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman saat  memperingati
hari lingkungan hidup se dunia tahun 2015, beberapa waktu lalu sembari
mengimbau seluruh pihak untuk menjaga dan meningkatkan kepedulian
terhadap ekosistem dan lingkungan sekitarnya.  

Rangkaian acara
yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Riau itu mengambil tema mimpi dan
aksi bersama untuk keberlanjutan kehidupan di bumi. Momen tersebut juga
dijadikan sebagai ajang untuk bersama-sama memerangi kabut asap.  

Plt Gubri beri sambutan pada acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2015 di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau.


Dalam
sambutannya, Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengimbau seluruh
masyarakat agar lebih terpadu dalam menjaga ekosistem yang ada. Poin ini
menjadi perhatian karena saat ini masalah yang ada di Indonesia sudah
harus dilakukan perubahan ke depannya.  

"Dalam memperingati
Hari lingkungan hidup ini segaja kita lakukan di ruangan melati kantor
Gubri, mudah-mudahan tidak mengurangi makna yang ada," tuturnya.  

Perusahaan di Riau Wajib Memiliki UKL dan UPL
Seluruh
perusahaan yang bergerak diberbagai jenis bidang usaha di Provinsi
Riau, diingatkan wajib itu memiliki Unit Kelola Lingkungan (UKL) dan
Unit Pemantauan Lingkungan (UPL). Ini sesuai dengan UU No 32/2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dengan
adanya penertiban atau inventarisasi dilakukan BLH ini diharapkan
kedepannya pengelolaan lingkungan di daerah Provinsi Riau nantinya dapat
terkontrol lebih baik. Apalagi, salah satu hal penting didalam UU jelas
menegaskan ada ruang kontrol bagi keterlibatan masyarakat.

UU No
32/2009 tersebut diperkuat dengan PP No 27/2012 tentang Izin
Lingkungan. Ini artinya, keluarnya PP tersebut sebagai pertanda
implementasi UU No 32/2009 akan semakin terlaksana dengan baik. Terutama
pada perusahaan yang bergerak bidang Hutan Tanam Industri (HTI).

Hal
yang tertera di UU No 32/2009 di pasal 80 yang menegaskan bahwa,
pemerintah dapat menjatuhkan sanksi tanpa didahului adanya teguran lisan
apabila pelanggaran dilakukan diantaranya itu dapat menimbulkan ancaman
yang sangat serius bagi manusia dan lingkungan hidup.

Perusahaan di Riau wajib memiliki dokumen AMDAL UKL-UPL agar segera mengurusnya bersamaan izin lingkungan.

"Jika
tidak diurus, manajemenya atau pemegang saham dikenakan sanksi
administrasi sebagaimana termaktub dalam UU No 32/2009 yang diperkuatkan
dengan PP No 27/2012," katanya.

Menjaga Ekosistem
Setelah
berkaca dari bencana alam kabut asap yang melanda beberapa bulan ini,
ada baiknya kita sedikit menyinggung mengenai lingkungan hidup yang tak
seimbang sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan dan bencana alam.

Kabut
asap yang melanda selama 18 tahun ini membuktikan bahwa ekosistem
lingkungan hidup yang tidak berimbang dan menyebabkan banyak fenomena
alam yang terjadi seperti kebakran lahan, banjir dan sebagainya.

Ketika
dimulainya konferensi PBB tentang lingkungan hidup pada 5-16 juni 1972
yang digerakkan oleh Majelis Umum PBB, inilah menjadi bukti nyata bahwa
lingkungan hidup bagi manusia perlu dijaga agar tidak terjadinya
kerusakan dan bencana alam.

Di Provinsi Riau, hari lingkungan
hidup sedunia digelar agak terlambat yakti pada 29 Oktober 2015.
Meskipun terlambat dikarenakan bencana kabut asap yang terjadi, namun
tidak membuat Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau melupakan acara
tahunan ini.


Peringatan
hari lingkungan hidup sedunia dengan mengusung tema "Mimpi dan Aksi
Bersama Untuk Keberlanjutan Kehidupan di Bumi", merupakan komitmen dalam
menyadarkan semua pihak untuk ikut bertanggungjawab merawat bumi
sekaligus menjadi pelopor perubahan dan penyelamat lingkungan hidup
terutama ditengah bencana alam kabut asap yang terjadi.

Tema ini
bermaksud untuk mendorong tumbuhnya perilaku sehat dan ramah lingkungan
serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan
lingkungan. Selain itu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
pengelolaan lingkungan, dan meningkatkan peran serta pemerintah,
masyarakat dan swasta dalam pengelolaan lingkungan.

Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc dalam surat
sambutan yang dibacakan oleh Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman
mengatakan, bahwa acara ini sebagai bentuk menegakkan komitmen dan
pengelolaan perlindungan terhadap lingkungan hidup seperti yang
disepakati negara-negara di dunia pada tahun 1972 yang disahkan oleh
PBB.

Dengan adanya peringatan ini agar dapat mengeksplorasi lebih
berarti lagi terutama dengan mengajak dan melibatkan secara aktif
masyarakat serta spontanitas, kreativitas dan modal sosial yang kita
miliki di daerah-daerah, sebagai bangsa dalam menjaga sumber kekayaan
alam.

Tentunya hal ini merupakan salah satu unsur penting dalam
membangun dan menjaga ketahanan nasional kita. Meskipun indonesia
merupakan negara yang kehilangan hutan paling tinggi di dunia dan
memecah rekor paling lama mengalami bencana kabut asap, dengan
peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia ini bisa membuka mata dan hati
dalam menjaga agar ekosistem tidak rusak dan punah akibat ulah manusia
untuk keuntungan pribadi. (Adv)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved