Advertorial Pemprov Riau
Plt Gubri Terima DIPA 2016 di Istana Negara
Rabu, 16/12/2015 - 13:45:00 WIB
<br>

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur
Riau Arsyadjuliandi Rachman menerima Daftar Isian Pengguna Anggaran
(DIPA) Provinsi Riau 2016, Penyerahan DIPA langsung diserahkan Presiden
Joko Widodo di Istana Negara, Senin (14/12/2015).

Informasi ini
disampaikan oleh Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Darusman. "Pak Plt
Gubernur menerima DIPA 2016 dari presiden di Istana Negara," ujarnya.

Pada
penerimaan DIPA kali ini, total dana yang diterima Provinsi Riau
termasuk kabupaten/kota, yakni sebesar Rp21,543,427 triliun. Penerimaan
tersebut mengalami penurunan Rp4,094,278 triliun jika dibandingkan tahun
lalu yang mencapai Rp25 triliun lebih.

Dari total tersebut,
rincian penerimaan DIPA yang peroleh, yakni untuk Pemprov Riau, yakni
untuk Dana Bagi Hasil (DBH) pajak Rp877,343 miliar, untuk DBH Sumber
Daya Alam (SDA) Rp1,017,991 triliun, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp733,745
miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Rp258,186 miliar, kemudian untuk
DAK non fisik Rp1,198,093 triliun, dengan total jumlah Rp4,094,278
trilun.

"Penurunan itu terjadi karena adanya asumsi APBN atas
harga minyak dunia yang saat ini terjadi," kata Plt Sekdaprov Riau M
Yafiz.

Dipaparkannya, asumsi penurunan yang mencapai angka Rp4
triliun lebih tersebut dikarenakan anjloknya harga minyak dunia dari US
151 Dolar sebelumnya menjadi US 40 Dolar perbarel perday. "Makanya,
asumsi APBN atas DBH SDA juga turun," jelas Yafiz.

Selain itu
data DIPA untuk Kabupaten Bengkalis DBH Pajak Rp1,192,605 triliun, DBH
SDA Rp1,071,571 triliun, DAK fisik Rp99,970 miliar, DAK non fisik
Rp204,966 miliar, Dana Desa Rp85,635 miliar, dengan jumlah Rp2,654,747
triliun.

Kemudian untuk Kabupaten Inhil DBH pajak Rp59,610
miliar, DBH SDA Rp196,374 miliar, DAU Rp898,405 miliar, DAK fisik
Rp242,53 miliar, DAK non fisik Rp192,277 miliar, Dana Desa Rp123,119
miliar, dengan jumlah Rp1,712,320 triliun.

Inhu DBH pajak
Rp115,439 miliar, DBH SDA Rp201,143 miliar, DAU Rp629,877 miliar, DAK
fisik Rp124,154 miliar, DAK non fisik Rp128,231 miliar, Dana Desa
Rp108,845 miliar, dengan jumlah Rp1,308,049 triliun.

Sementara
Kampar DBH pajak Rp242,856 miliar, DBH SDA Rp410,769 miliar, DAU
Rp721,682 miliar, DAK fisik Rp184,024 miliar, DAK non fisik Rp254,098
miliar, Dana Desa Rp151,160 miliar, dengan jumlah Rp1,964,589 triliun.

Untuk
Kuansing DBH pajak Rp42,008 miliar, DBH SDA Rp189,251 miliar, DAU
Rp600,565 miliar, DAK fisik Rp76,206 miliar, DAK non fisik Rp159,351
miliar, Dana Desa Rp130,622 miliar, dengan jumlah Rp1,203,103 triliun.

Kemudian
Pelalawan DBH pajak Rp156,904 miliar, DBH SDA Rp237,588 miliar, DAU
Rp596,801, 11,207 miliar, DAK fisik Rp92,681 miliar, DAK non fisik
Rp66,400 miliar, dengan jumlah Rp1,266,582 triliun.



Rokan
Hilir DBH pajak Rp206,095 miliar, DBH SDA Rp508,833 miliar, DAU
Rp347,000 miliar Rp176,775 miliar, DAK fisik Rp126,262 miliar, DAK non
fisik Rp102,917 miliar, dengan jumlah Rp1,521,881 triliun.

Rokan
Hulu DBH pajak Rp86,527 miliar, DBH SDA Rp191,058 miliar, DAU Rp641,115
miliar, DAK fisik Rp106,328 miliar, DAK non fisik Rp126,171 miliar, Dana
Desa Rp88,205 miliar, dengan jumlah Rp1,240,950 triliun.

Siak
DBH pajak Rp439,787 miliar, DBH SDA Rp511,615 miliar, DAU Rp248,935
miliar, DAK fisik Rp122,416 miliar, DAK non fisik Rp117,133 miliar, Dana
Desa RpRp77,109 miliar, dengan jumlah Rp1,521,996 triliun.

Dumai
DBH pajak Rp52,732 miliar, DBH SDA Rp188,476 miliar, DAU Rp406,177
miliar, DAK fisik Rp67,654 miliar, DAK non fisik Rp71,809 miliar, dengan
jumlah Rp786,787 miliar.

Pekanbaru DBH pajak Rp134,583 miliar,
DBH SDA Rp185,132 miliar, DAU Rp789,341 miliar, DAK fisik Rp85,454
miliar, DAK non fisik Rp123,797 miliar, dengan jumlah Rp1,318,306
triliun.

Kepulauan Meranti DBH pajak Rp70,106 miliar, DBH SDA
Rp227,287 miliar, DAU Rp 371,690 miliar, DAK fisik Rp154,078 miliar, DAK
non fisik Rp56,411 miliar, Dana Desa Rp65,267 miliar, dengan jumlah
Rp949,839 miliar.

Jika dikalkulasikan jumlah keseluruhan DBH
Pajak yang diterima pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, yakni
sebesar Rp3,730,595 triliun, Sementara untuk DBH SDA Rp5,137,007
triliun.

Selain itu, untuk DAU Rp6,989,373 triliun, DAK fisik
Rp1,805,347 triliun, DAK non fisik Rp2,851,826 triliun, Dana Desa
Rp999,979 miliar, Jumlah keseluruhan dari berbagai sektor tersebut,
yakni Rp21,543,427 triliun. (Adv/Humas)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved