Advertorial Pemprov Riau
Bangsa yang Kuat harus Dimulai dari Keluarga
Sabtu, 05/12/2015 - 16:49:19 WIB
<div align="justify"><b><i><font size="2">Plt Gubri H.Arsyadjuliandi Rachman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Prov Riau Hj.Sisilita Arsyadjuliandi pada saat menghadiri Harganas ke-22 di Provinsi Banten.</font></i></b><br></div>
Plt Gubri H.Arsyadjuliandi Rachman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Prov Riau Hj.Sisilita Arsyadjuliandi pada saat menghadiri Harganas ke-22 di Provinsi Banten.

CERMINAN sebuah bangsa yang hebat, bisa dilihat dari kondisi masyarakatnya. Sementara sebuah masyarakat yang sehat atau pun sakit, memiliki hubungan dengan kondisi sosial sebuah keluarga, sebagai unit terkecil dari sebuah masyarakat.

Dapat dibayangkan, bagaimana jadinya sebuah masyarakat jika banyak keluarga yang membentuknya sakit secara mental dan moral. Maka jadi kewajiban banyak pihak mendukung upaya menyehatkan keluarga hingga terbentuk juga bangsa yang sehat dan kuat.

Sehubungan dengan itu, sebagai komitmen mendukung usaha ini, Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman berserta istri Hj Sisilita Arsyadjuliandi yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Riau menghadiri acara peringatan Hari keluarga Nasional (Harganas) tahun 2015 di Bumi Serpong Damai (BSD)Tangerang Selatan, Banten.

Acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-22 dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Lapangan Sunburst, Sabtu (1/8/2015) lalu.

Harganas ke-22 tahun 2015 di Provinsi Banten bertema "Harganas Merupakan Momentum Upaya Membangun Karakter Bangsa Mewujudkan Indonesia Sejahtera".

Presiden Jokowi hadir didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Hadir juga Pelaksana Tugas Gubernur Banten Rano Karno, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani, Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, sejumlah menteri kabinet kerja, pimpinan DPR dan lainnya.

Acara ini dihadiri sekitar 15.000 peserta dari seluruh Indonesia. Selain memberikan arahan, Presiden juga akan menyematkan tanda penghargaan Satya Lencana Wira Karya serta menyerahkan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Selain itu, Presiden juga akan berdialog dengan para kader program KB, peserta KB Lestari, PLKB, dan para teladan KB.

"Harganas merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera," kata Plt Gubri saat menghadiri kegiatan tersebut.

Katanya lagi, keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun peradaban bangsa. Untuk menjadi Bangsa yang kuat dan sejahtera harus dimulai dari keluarga yang kuat dan sejahtera.

Plt Gubri H.Arsyadjuliandi Rachman dan Ketua Tim Penggerak PKK Prov Riau Hj.Sisilita Arsyadjuliandi saat menghadiri Harganas ke-22 di Provinsi Banten.

"Untuk menjadi bangsa yang kuat, harus dimulai dari keluarga yang kuat dan sejahtera, untuk menciptakan generasi muda penerus bangsa yang berkualitas dan bisa memajukan bangsa ini," ujarnya.

Plt Gubri mengatakan peringatan Harganas bukan hanya sekedar prosesi kegiatan semata, tetapi harus menjadi momen untuk menguatkan posisi dan keberadaan anak sebagai generasi emas penerus dan pelurus bangsa.

"Peringatan Harganas ini merupakan momen bagi kita untuk mengingatkan kita bahwa anak-anak kita merupakan generasi yang akan meneruskan perjuangan yang kita nantinya. Untuk itu sudah kewajiban kita untuk menjaga mereka jangan sampai ada diskriminasi dan kekerasan yang menimpa mereka," ujar Plt Gubri.

Akurasi Data Penduduk Penting untuk Kesejahteraan Keluarga Riau
Plt Gubri  H.Arsyad Juliandi Rachman meminta semua apaprat pemerintah, bupati walikota, camat dan lurah serta kepala desa se-Riau mendukung secara nyata pelaksanaan pendataan penduduk Riau 2015. Sebab akurasi data sangat penting bagi kemajuan Riau depan, termasuk untuk pencapaian program di semua intansi pemerintah.

"Kepada warga dan keluarga se Riau saya menghimbau agar memberikan informasi yang benar, lengkap dan jelas kepada petugas pendata yang akan datang mengunjungi rumah warga mulai hari ini,  1  hingga 31 Mei 2015," tegas Gubri saat pencanangan tanda dimulainya pendataan Keluarga Riau 2015 beberapa waktu lalu, Jumat (1/5/2015) di kediaman Plt Gubri, Pekanbaru.

Sebab, paparnya, informasi, keterangan dan penjelasan warga merupakan perwujudan dan peran serta dalam membantu Pemerintah dalam mendapatkan informasi/data mikro keluarga, untuk keperluan perencanaan dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Provinsi Riau.

Dijelaskannya, dalam rangka untuk kelancaran pelaksanaan pendataan keluarga yang dilaksanakan di seluruh wilayah  Riau, yang bertujuan untuk mendapatkan data kependudukan, individu anggota keluarga, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang hasilnya akan digunakan sebagai peta kerja untuk kepentingan operasional di lapangan serta sebagai data basis untuk perencanaan, pengendalian dan penilaian program.


Ia juga minta pelaksanaan kegiatan pendataan keluarga 2015 ini agar berpedoman pada buku petunjuk teknis tata cara pencacatan dan pelaporan pendataan keluarga yang diterbitkan  2015, serta pedoman dan petunjuk lainnya yang dikeluarkan pejabat yang berwenang di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Dalam praktek di lapangan, Plt Gubri memberikan arahan agar dilaksanakan dengan pendekatan Posko (Pos Koordinasi) serta dijalin kerjasama yang sebaik-baiknya dengan unsur Pemerintah Daerah sampai jalur yang paling bawah, pengelola dan pelaksana Keluarga Berencana dari Instansi/organisasi terkait, serta Pramuka, Karang Taruna, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan unsur masyarakat lainnya.

"Setelah kegiatan Pendataan Keluarga selesai dilaksanakan, agar dibuat laporan pelaksanaan serta hasil Pendataan Keluarga kepada Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Riau," katanya. (Adv)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved