Wagubri Sebut Penentuan Target PAD Daerah harus Rasional
Rabu, 28/08/2019 - 17:26:43 WIB
Rapat Paripurna perihal Jawaban Pemerintah Daerah tentang pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Rabu (28/8/2019) sore di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau.
Rapat Paripurna perihal Jawaban Pemerintah Daerah tentang pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Rabu (28/8/2019) sore di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau.

PEKANBARU - DPRD Provinsi Riau mengadakan Rapat Paripurna perihal Jawaban Pemerintah Daerah tentang pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Rabu (28/8/2019) sore di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau.

Dalam rapat tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau yang terpilih keseluruhan berjumlah 65 orang dan yang hadir pada rapat hanya 34 orang.

Saat ditemui MRNetwork, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengatakan bahwa jawaban pemerintah daerah, sangat mengapresiasi dan berterimakasih sekali terhadap pandangan dari fraksi-fraksi partai.

"Karena semua pandangan fraksi bertujuan untuk kemajuan Riau ke depandan juga kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau sepakat bahwa dalam penyusunan target penerimaan daerah harus didasarkan pada perkiraan yang terukur. "Secara rasional dan dapat dicapai dalam setiap sumber pendapatan," jelas Edy.

Lanjut Edy, untuk sekarang tidak ada penambahan target pendapatan asli daerah dalam perubahan APBD pada tahun 2019, yang didasarkan pada pertimbangan pendapatan asli daerah semester satu tahun 2019 yang secara rata-rata baru mencapai 40,52%. 

"Sehingga target saat ini sudah merupakan target yang maksimal sesuai dengan potensi yang ada," tambahnya.

Namun katanya, Pemerintah Provinsi Riau tetap berusaha maksimal dalam meningkatkan pendapatan hasil daerah saat ini.

"Dan sesuai dengan pandangan umum fraksi, pemerintah Provinsi Riau juga sependapat agar bisa mengoptimalkan pemanfaatan dana perimbangan, yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk itu ke depan, dia akan memantau secara rutin OPD yang melaksanakan pembangunan dengan sumber dana DAK,"kata Edy. (Adv)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved