Wagubri Sebut Aksi Pembubaran Warga Beribadat di Inhil karena Miskomunikasi
Rabu, 28/08/2019 - 11:02:29 WIB
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution

 PEKANBARU - Pasca aksi diduga pembubaran sekelompok warga sedang beribadat yang dipimpin Pendeta oleh petugas Satpol PP Pemkab Inhil, pemerintah saat ini masih dalam tahap mendiskusikannya.

Menurut Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, peristiwa itu terjadi karena adanya mis komunikasi.

"Semua sudah disepakati, hanya mungkin dalam pelaksanaannya terjadi mis komunikasi," ungkap Edy kepada halloriau.com, Rabu (28/8/2019) usai Rapat Koordinasi Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Hotel Premier.

Menurut Edy, pihaknya sudah berkoordinasi ke lapangan, namun belum sepenuhnya dipahami dengan baik. Karena sebelumnya semua sudah dilakukan rapat pertemuan dengan polisi, TNI dan pihak Pemerintah Daerah termasuk MUI.

"Pengertian itu, kembali harus perlu dipahami. Hari ini Bupati Inhil dan jajarannya telah melakukan rapat di sana. Nanti kita juga rapat di sini membahas permasalahan itu," tutur Edy.

Lebih lanjut Edy menyebut saat ini pasca kejadian kemarin kondisi di lokasi sudah dalam keadaan aman dan kondusif. Cuma kata Edy saat ini perlu kembali dilakukan rapat, tentunya harapan bersama tidak akan ada lagi kejadian serupa kembali terjadi.

"Untuk itu kita bersama-sama lakukan sinergitas ke depannya untuk Riau bersatu. Saat ini kita memiliki berbagai macam keragaman beragama. Untuk itu kita harus bisa menghargai satu sama lainnya sehingga perlu dirajut kembali," imbuh Edy.


Adv






comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved