Bupati Wujudkan Impian Masyarakat Melalui DAK Fisik 2020
Minggu, 03/05/2020 - 13:19:24 WIB
 Bupati, H Suyatno Amp bersama Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri tengah berbincang dengan warga setempat saat melakukan peninjauan pembangunan jalan Parit Aman
Bupati, H Suyatno Amp bersama Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri tengah berbincang dengan warga setempat saat melakukan peninjauan pembangunan jalan Parit Aman

Mungkin tidak banyak yang tau, dari 12 Kabupaten/ Kota yang ada di Provinsi Riau, ternyata hanta 3 Kabupaten saja yang saat ini dapat melaksanakan kegiatan fisik yang biayanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020 kendati Mentri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati telah mengeluarkan surat resmi yang isinya memerintahkan Gubernur dan Bupati untuk segera menghentikan proses pengadaan barang dan jasa DAK fisik TA 2020 sehubung mewabahnya virus Corona.

Ke 3 Kabupaten itu salah satunya adalah Rokan Hilir selanjutnya Siak dan Meranti. Keberhasilan tiga kabupaten yang mampu merealisasikan kegiatan fisik DAK ini tentu patut di apresiasi terkhususnya Kabupaten Rokan Hilir. Karena, tentu banyak proses yang harus dilalui oleh kepala daerah dan pihak terkait untuk bisa membuat Mentri Keuangan menyetujui hal itu. Kepala Dinas PUTR Rokan Hilir, Drs H Jon Syafrindo melalui Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri di Bagansiapiapi belum lama ini membenarkan hal itu.

"Di Profinsi Riau hanya 3 Kabupaten saja yang saat ini melaksanakan kegiatan fisik DAK. Pertama kita Rohil, kemudian Siak dan Meranti" kata Raja ketika ditemui di ruang kerjanya. Untuk Rokan Hilir jelas ya, ada 5 kegiatan fisik DAK yang dilaksanakan saat ini. Dari lima itu diantaranya Aukas jalan Parit Aman sampai Simpang 200 sepanjang 3 kilo meter yang sekarang sudah memasuki realisasi 35 persen. Dengan target sebelum puasa dituntaskan pengerjaanya.

"Khusus untuk pembangunan jalan Kepenghuluan Parit Aman kendati di targetkan tuntas sebelum sebelum puasa namun akan dilihat kondisi alam. Bila kondisi tidak mendukung, hujan misalnya pengerjaanya akan di hentikan sementara. Kenapa demikian, kita tentu tidak ingin memaksakan keadaan yang nantinya berimbas kepada kualitas jalan. Jika hujan tentu di hentikan dulu supaya kondisi jalan ini benar-benar bagus," jelas Priya Berkumis ini.

Untuk di ketahui, Jalan Parit Aman ini adalah usulan tahun 2019. Namun untuk anggaran murni tahun 2020 dari dana DAK. Kemudian lanjutnya, empat kegiatan fisik lainya yakni pembangunan jalan di Kecamatan Bangko Pusako, Kecamatan Tanjung Medan, Pekaitan Kecamatan Pedamaran dan pingiran Sungai Rokan Kecamatan Bangko.

Khusus untuk dua pembangunan yang anggaran cukup besar yakni jalan lintas di Kepenghuluan Parit Aman Kecamatan Bangko yang sekarang ini tengah berlangsung dengan nilai anggaran Rp10.956.427.390 yang bersumber dari DAK tahun anggaran 2020. Kemudian pembangunan Jalan Poros Pekaitan Kecamatan Pedamaran yang sudah dimulai pembangunam pada tahun 2020 senilai Rp16 miliar. Beberapa tokoh masyarakat memberikan apresiasi kepada Bupati Rokan Hilir, H Suyatno Amp.


Bupati, H Suyatno Amp bersama Plt Sekda Rohil, H Job Kurniawan di dampingi Plt Kepala Diskominfotik, H Hermanto dan Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri berbincang disela meninjau pembangunan jalan

Salah satunya Tokoh Muda Kampung Merah Putih Kepenghuluan Parit Aman, Wawan Safei. Dirinya mengucapkan ribuan terimakasih atas dilaksanakannya pembangunan jalan lintas tersebut sesuai dengan janji Bupati sebelumnya akan mengaspal jalan di Kepenghuluan Parit Aman tersebut. "Saya mewakili masyarakat Kampung Parit Aman mengucapkan ribuan terimakasih atas dilaksanakannya janji Bupati untuk pengaspalan jalan di daerah ini, sebab jalan ini sudah puluhan tahun tidak terperhatikan," kata Wawan.

Hal senada juga di sampaikan Penghulu Parit Aman, Supratno. Dimana dirinya selaku kepada wilayah di daerah ini menjelaskan bahwa masyarakat sudah sangat lama mendambakan pembangunan jalan tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada bapak bupati. Dengan di banggunya jalan ini terjawab lah sudah apa yang di harapkan masyarakat selama ini yang memang sangat-sangat berharap dibangun," kata Supratno. Sementara itu, untuk jalan poros Pekaitan yang saat ini sedang berlangsung pembangunanya merupakan salah satu akses dari Kecamatan Bangko Pusako atau dari Kecamatan Kubu menuju Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko melalui Jembatan Pedamaran I dan II.

Bersama masyarakat bupati, H Suyatno Amp berfoto disela melakukan peninjauan pembangunan jalan Parit Aman

"Jalan ini adalah urat nadi masyarakat Pekaitan menuju beberapa daerah seperti Kecamatan Bangko Pusako, Kubu, Bangko dan juga Pasir Limau Kapas. Jadi kami selaku masyarakat sangat-sangat senang dan bahagia sekali di bangkunya jalan ini," kata salah satu tokoh pemuda Pekaitan, Hafis. Dampak dari dibangunnya jalan ini kedepan di yakini ekonomi masyarakat khususnya petani akan mampu terangkat.

Seperti petani sawit, palawija, padi serta lainya. Tak hanya itu saja, ekonomi masyarakat dibidang lainya juga diyakini akan mampu terangkat. "Makanya kami selaku tokoh pemuda maupun perwakilan tokoh masyarakat Pekaitan sangat-sangat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak bupati atas pembangunan jalan ini," sebut Hafis. (ADv/Kominfotik)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved