Terus Bertambah, DBD di Pekanbaru Capai 260 Kasus
Minggu, 30/09/2018 - 16:05:35 WIB

PEKANBARU - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru terus bertambah. Hingga akhir September 2018 atau minggu ke-38 tahun 2018, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat, sudah mencapai 260 kasus.

Jumlah itu tersebar di 12 kecamatan. Kasus tertinggi ada di Kecamatan Tampan yang mencapai 43 kasus. Dalam seminggu, penambahan DBD mencapai 9 kasus sampai 12 kasus.

Pelaksana tugas Kepala Diskes Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy mengakui kasus DBD terus bertambah. Kata dia, perkembangan DBD ini berkaitan dengan lingkungan tempat tinggal.

"Karena nyamuk penyebab DBD ini disebabkan oleh lingkungan, perkembangbiakannya ada. Jadi selagi masyarakat tidak mendukung, itu pasti tetap ada kasusnya," kata Zaini, Minggu (30/9/2018).

Diskes Kota Pekanbaru, kata dia, sudah berupaya menekan penyebaran DBD melalui program yang ada. Seperti memberikan penyuluhan dan membentuk kader jumantik.

"Jadi Dinas kesehatan, jika ada yang terkena DBD, jika ringan kita ada obat di Puskesmas, dan juga bisa kita rawat. Untuk nyamuknya kita ada menyediakan abate. Khusus untuk membunuh jentik nyamuk," jelasnya.

Abete itu kata dia bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas. Kemudian Diskes juga melaksanakan fogging apabila memang ada masyarakat menderita DBD.

"Kita dari Diskes akan turun untuk memfogging rumah yang terkena DBD tersebut," kata dia.

Masalah ketersediaan obat, Zaini menjamin bisa mencukupi sampai akhir tahun mendatang. "Ketersediaan obat untuk akhir tahun masih mencukupi," imbuhnya.

Kasus DBD Hingga Minggu ke-38 Tahun 2018

    Sukajadi 15
    Senapelan 15
    Pekanbaru Kota 10
    Rumbai Pesisir 16
    Rumbai 15
    Limapuluh 16
    Sail 3
    Bukit Raya 20
    Marpoyan Damai 29
    Tenayan Raya 40
    Tampan 43
    Payung Sekaki 38

Total 260 Kasus (hrc)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved