Kejar Target KLA Tingkat Madya, Plt Walikota Ajak Masyarakat Perhatikan Hak Anak
Minggu, 08/04/2018 - 13:08:50 WIB

PEKANBARU - Setelah berhasil meraih predikat kota layak anak tingkat Pratama pada tahun 2017 lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama OPD terkait kembali menargetka Pekanbaru meraih pridikat Kota Layak Anak (KLA) tingkat Madya tahun 2018 ini.

Untuk diketahui, bahwa ada lima peringkat sebuah kota/kabupaten bisa ditetapkan sebagai kota layak anak, mulai dari pratama, madya, nindya, utama dan KLA, setiap tahunnya akan ditetapkan bertepatan pada peringatan hari anak nasional pada 23 Juli.

Namun, di tengah usaha Pemerintah Kota Pekanbaru memenuhi 24 kriteria dari 1 kelembagaan dan lima klaster yang ditetapkan sebagai KLA, berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan anak masih saja terjadi.

Sebut saja keberadaan anak-anak jalanan di persimpangan lampu merah di beberapa titik di Kota Pekanbaru, diantaranya di simpang Mall SKA, dimana baru-baru ini masyarakat diresakan oleh ulah seorang bocah laki-laki yang melakukan perbuatan tidak terpuji yakni memperlihatkan kemaluannya, diduga lantaran tidak diberi uang oleh pengguna jalan.

Menanggapi persoalan tersebut, Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif melakukan pengawasan, mulai dari RT RW, Lurah, Camat serta tim Yustisi untuk melakulan penertiban.

"Dari informasi yang kita terima, mayoritas Gepeng, anak jalanan dan lainnya ini bukan warga Kota Pekanbaru, melainkan diduga didatangkan dari luar kota dan diduga ada yang mengakomodir ini yang perlu diawasi dan ditindaklanjuti. Meski demikian kita tetap himbau masyarakat Pekanbaru tetap berperan aktif mengawasi anak-anak mereka, jangan sampai dibiarkan apalagi sengaja disuruh cari uang di jalan. Ini tidak benar, sudah melanggar hak anak," ungkap Ayat Cahyadi, Minggu (8/4/2018).

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) kota Pekanbaru, Dra Hj Rosmawati menghimbau agar Satpol PP Kota Pekanbaru yang saat ini dikomandoi oleh Agus Pramono agar segera bergerak mengawasi Perda kota Pekanbaru soal anak jalanan dan Gepeng tersebut.

"Semua sudah diatur didalam Perda, dimana tidak dibenarkan memberikan sesuatu atau uang kepada anak-anak atau pengemis, aturan ini harus ditegakkan dan Satpol PP harus turun tangan mengatasi pelanggaran Perda ini," ungkap Rosmawati.

Di samping itu, masyarakat dihimbau untuk mentaati Perda Kota Pekanbaru tentang gepeng dan anak jalanan ini,  dimana masyarakat diminta tidak memberikan sesuatu atau uang kepada gepeng dan anak jalanan tersebut, namun lebih memberi sumbangan kepada lembaga-lembaga resmi yang ada. (hrc)







comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved