Pemko Pekanbaru Diminta Evaluasi Program Kotaku
Senin, 20/11/2017 - 15:16:48 WIB

PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Puji Daryanto meminta Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mengevaluasi kawasan yang termasuk dalam Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Hal ini dikarenakan beberapa wilayah yang masuk dalam program ini, seiring berjalannya program Kotaku, ada beberapa wilayah yang tidak lagi masuk dalam kategori kumuh.

Hal ini diketahui ketika Puji mengadakan reses di Daerah Pemilihannya, seperti halnya di wilayah kelurahan Muara Fajar, Umban sari dan Rumbai Bukit. Kepada Puji, para warga menyampaikan aspirasinya dimana wilayahnya layak untuk masuk program Kotaku.

"Banyak kelurahan yang tidak di SK kan walikota untuk masuk di program Kotaku, sementara menurut masyarakat disana, kawasan mereka masih dapat dianggap kumuh dan mereka berharap wilayahnya masuk ke program Kotaku dan dapat di SK kan Walikota," Tutur Puji, Senin (20/11/2017).

Puji yang juga salah satu anggota Pansus Program Kotaku berharap adanya revisi di SK program Kotaku. Puji juga melihat, ada indikator yang terpenuhi wilayah di Muara Fajar dan Umban Sari sebagai wilayah kumuh.

"Saya berharap kepada Pemko adanya revisi dan mengevaluasi sk dan wilayah ini dapat masuk dalam program Kotaku. Hal ini karena ada pengurangan wilayah kumuh di SK tersebut, jadi daerah sudah tidak kumuh diganti wilayah kumuh lainnya. Hal ini sangat dimungkinkan untuk mengevalusi asar tidak melebihi kawasan kumuh yang telah ditetapkan," harap Puji. 

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2017 diluncurkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Daerah yang awalnya kumuh dan padat penduduk disulap menjadi kawasan pemukiman penduduk yang indah dan asri, kini malah dijadikan sebagai lokasi wisata alternatif warga yang dikenal dengan istilah kampung wisata.

Pada tahun 2017 ini, ada sekitar 113 hektar kawasan kumuh di Kota Pekanbaru yang tersebar di 11 Kelurahan dan 6 Kecamatan yang masuk ke dalam Program Kotaku. Salah satu kawasan yang masuk ke dalam Program Kotaku 2017, yakni pemukiman warga yang berada di Jalan Muslimim Kelurahan Tanah Datar - Kecamatan Pekanbaru Kota.

Dimana, jalan akses warga disemenisasi dan ditanami dengan sejumlah pohon penghijauan. Seain itu, taman bunga juga tampak bermekaran tanpa ada sampah sedikit pun. Semuanya tertata rapi dan indah, bergitu juga dengan rumah-rumah penduduknya.(hrc)




comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved