Dispar Riau Luncurkan Creative Centre
Minggu, 15/10/2017 - 08:55:02 WIB

PEKANBARU - Dinas Pariwisata (Dispar Riau) provinsi Riau melalui bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan program kegiatan Riau Creative Centre (RCC). Peluncuran ini dilaksanakan di Kantor Dispar Riau pada Sabtu (14/10/2017).

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau Fahmizal Usman, pada saat meluncurkan program tersebut mengatakan, sebelumnya Dispar Riau pernah meluncurkan program Cerita Baru Center (CBC) pada tahun 2015 lalu. Di tahun 2017 ini, hadir RCC yang juga merupakan program media informasi pelayanan publik.

“Cerita Baru Center bersama Riau Creative Centre akan bersenergi dalam menyajikan pelayanan publik. CBC yang sampai saat ini selalu menyajikan berbagai informasi tentang kepariwisataan dan kegiatan ekonomi kreatif akan dibantu oleh RCC yang menyajikan secara lengkap 16 sub sektor Ekonomi Kreatif," kata Fahmizal Usman.

Kadispar Riau menjelaskan, adapun 16 Sub sektor itu adalah, Aplikasi dan Pengembangan Permainan, Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Fashion, Film, Animasi dan Video, Fotografi, Kriya, Kuliner, Musik, Penerbitan, Periklanan, Seni pertunjukan, Seni rupa, dan yang terakhir Televisi dan Radio.

"Kegiatan ini merupakan ide dari Kabid Ekonomi Kreatif dari Dispar Riau, Dandun Wibawa, yang menuangkan gagasanya dengan menciptakan ruang publik sebagai wadah untuk berbagi informasi tentang aktivitas pelaku ekonomi kreatif kepada masyarakat secara luas bernama Riau Creative Centre, karena dalam mengikuti Diklat PIM III, Angkatan I, 2017 yang sedang diikutinya beberapa bulan terakhir ini, menjadi hal wajib yang dilakukan peserta," tutur Fahmizal Usman.

Menurut Dandun Wibawa, RCC sendiri terdiri dari dua item yakni, fisik dan non fisik. Item fisik yang dimaksud Dandun adalah penyediaan sarana prasarana bagi pelaku ekonomi kreatif dalam suatu wadah atau wilayah.

Sedangkan non fisik adalah menyediakan sarana dan prasarana sebagai pusat informasi. Baik fisik maupun non fisik itu bertujuan untuk, pertama, memberi wawasan dan edukasi kepada pelaku ekonomi kreatif.

"Ini sebuah kewajiban, dan saya mendapat tugas untuk menciptakan proyek perubahan yang saya beri nama Riau Creative Centre. Paling tidak, saya ingin memaksimalkan pengabdian saya di dinas tempat saya bekerja," tutur Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Riau Dandun Wibawa yang juga aktif sebagai musisi sekaligus pembina seniman jalanan di kota Pekanbaru.

"RCC merupakan wadah untuk menciptakan ruang kreatif sebagai aktivitas pelaku ekonomi kreatif dan meningkatkan pelayanan publik bagi pelaku ekonomi kreatif, wisatawan, dan masyarakat, juga memberi nilai tambah ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya masyarakat serta menciptakan sumber pendapatan daerah,” tandasnya.

Lebih jauh dipaparkan Dandun, proyek tersebut didukung oleh tiga seksi yang berada di bawah bidang ekonomi kreatif yakni, seksi ekonomi kreatif berbasis seni budaya, seksi berbasis media, desain, dan Iptek, serta kerja sama pengembangan ekonomi kreatif.

Untuk mewujudkan semua keinginan tersebut tentu saja memerlukan dukungan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan juga masyarakat.

Pada acara ini juga menampilkan berbagai video dukungan yang disampaikan oleh Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Sekretariat daerah provinsi Riau Ahmad Hijazi, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau, Al Azhar, dan Kadispar Riau Fahmizal Usman. Turut hadir menyaksikan peluncuran tersebut, pejabat esselon III dan IV serta Staf di lingkungan Dispar Riau, para pelaku ekonomi kreatif, seniman dan tamu undangan lainya.(mcr)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved