Bapenda Riau Ancam Ungkap Perusahaan Tak Taat Bayar Pajak
Senin, 04/09/2017 - 13:15:06 WIB

PEKANBARU - Badan Pendapatan daerah (Bapenda) Riau mengancam akan mengungkap perusahaan yang tidak taat membayar pajak. Rendahnya realisasi pendapatan daerah Riau dari pajak salah satunya memang disebabkan masih banyaknya perusahaan yang beroperasi di Riau sadar pajak.

Demikian dikatakan Kepala Bapenda Provinsi Riau, Indra Putra Yana, Minggu (3/9/17). Menurutnya, dari target Rp40 miliar, realisasi pajak permukaan air baru mencapai Rp13 miliar atau 31,43 persen. Rendahnya serapan pajak tersebut karena sebagian pengusahaan di kabupaten/kota masih membandel mambayar pajak, meski sudah diingatkan dan dikirim surat imbauan.

Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak permukaan air ini, pihaknya sudah meminta bantuan kepala daerah 12 kabupaten/kota di Riau.
"Kita sudah minta bantu bupati dan walikota, karena yang memiliki kewenangan penuh itu daerah. Daerah punya kekuasaan lebih tentang daerahnya, mana-mana saja perusahaan yang belum bayar pajak bisa langsung ditegur," katanya.

?Menurutnya, kalau daerah bisa membantu menegaskan kepada perusahaan, akan menguntungkan bagi daerah. Sebab, pajak yang diterima tidak sepenuhnya ke provinsi, tapi dibagi-bagi juga ke daerah. "Itu pajak kan ada hak daerah, tidak sepenuhnya ke provinsi," ujarnya.

?Karena itu, Indra menegaskan jika sampai Oktober 2017 perusahaan tidak juga membayar pajak maka pihaknya tidak akan segan-segan mengumumkan secara terbuka agar masyarakat mengetahui perusahaan bersangkutan bandel bayar pajak.

"Ini ada beberapa perusahaan di Kuantan Singingi, beberapa kali sudah diingatkan dan dikirim imbauan, namun tak juga membayar pajak. Kalau mereka merasa keberatan atas pajak yang dibebankan mungkin terlalu besar, boleh kita hitung lagi," tegasnya. (src)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved