Dewan Sayangkan PLN Pekanbaru Kembali Lakukan Pemadaman
Selasa, 18/07/2017 - 15:25:39 WIB

PEKANBARU - Kembali dilakukannya pemadaman bergilir oleh pihak PLN Area Pekanbaru sejak Senin (17/7/2017) hingga akhir bulan ini menuai kekecewaan dan sangat disayangkan masyarakat. Begitu juga kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru.

Pasalnya dewan menilai, selama ini masyarakat sudah sangat gerah dengan pemadaman yang dilakukan, baik pemadaman yang terjadwal maupun pemadaman akibat gangguan. Ditambah lagi kenaikan tarif dasar listrik yang memberatkan masyarakat, sementara pelayanan pihak PLN sendiri dirasakan belum maksimal.

"Seharusnya dengan naiknya tarif dasar listrik dibarengi dengan pelayanan yang baik pula, namun apa boleh buat dengan alasan yang itu-itu juga, pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN tetap tidak bisa dihindari," ungkap Ali Suseno, dari Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (18/7/2017).

Terkait jadwal pemadaman bergilir ini, pihak PLN diminta tidak hanya memberi informasi atau pengemumuman hanya media masa saja, tetapi langsung ketengah-tengah masyarakat sering memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait adanya kenaikan dasar listrik.

"Masyarakat harus dikasi tahu, baik terkait pemadaman maupun terkait kenaikan tarif listrik ini, karena jangankan masyarakat kita aja kaget tarif listrik makin naik, sampaikan kepada masyakat apa dasar kenaikan, jangan sampai nanti muncul asumsi-asumsi tidak baik dari masyarakat," ketusnya.

Untuk itu, ke depan Politisi Hanura ini berharap manajemen PLN harus berbenah diri, apalagi kebutuhan masyarakat akan listrik sangat tinggi.

"Harus ada terobosan baru dari pihak PLN, Kenaikan tarif listrik juga diikuti pelayanan yang baik pula, jangan sampai nanti tarif listrik naik, pemadaman terus terjadi dan masyarakat yang telat bayar langsung diputus tentunya kita mau seperti ini," harap Ali Suseno.(hrc)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved